free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Warga Sekitar RSUD Kanjuruhan Tuntut Tempat untuk Berjualan dan Kelola Parkir

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : A Yahya

17 - Sep - 2024, 20:09

Loading Placeholder
Puluhan aksi massa yang mengatasnamakan Pemuda Panggungrejo saat menyuarakan aspirasinya melalui aksi demo dan pemasangan baliho di area RSUD Kanjuruhan terkait pengelolaan parkir hingga lahan PKL pada Selasa (17/9/2024). (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Puluhan aksi massa yang mengatasnamakan sebagai Pemuda Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang meluruk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, Selasa (17/9/2024). Puluhan pemuda tersebut menuntut pengelolaan parkir serta ruang bagi pedagang kaki lima (PKL) di rumah sakit yang berlokasi di Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut.

Dari beragam atribut serta aspirasi yang disampaikan para pemuda warga setempat saat demo tersebut, aksi protes salah satunya disebabkan karena keberadaan minimarket di dalam kawasan RSUD Kanjuruhan. Di mana, para aksi massa mengklaim keberadaan minimarket tersebut telah memangkas perekonomian warga setempat.

Baca Juga : Periksa Kebakaran Pasar Comboran, Labfor Polda Jatim Fokus Lantai 3

"PKL tidak boleh masuk, tapi sekarang kok ada itu (minimarket) di dalam rumah sakit, itu sangat mengurangi pembeli (pendapatan para PKL)," ungkap Koordinator Aksi Sariful Majid, saat ditemui awak media di sela aksi demo, Selasa (17/9/2024).

Selain keberadaan minimarket, para pemuda juga mempersoalkan terkait pengelolaan parkir di RSUD Kanjuruhan. Dari informasi yang diterima para aksi massa, pengelolaan parkir di RSUD Kanjuruhan akan dikelola oleh pihak ketiga. "Seharusnya parkir itu bisa dikelola oleh BUMdes (Badan Usaha Milik Desa), sehingga para pemuda bisa bekerja di situ," ujar Sariful.

Usai menyuarakan aspirasinya di depan pintu masuk utama RSUD Kanjuruhan, sejumlah perwakilan aksi massa kemudian melakukan mediasi dengan pihak rumah sakit. Yakni dengan ditemui langsung oleh Plt Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kanjuruhan Baruna Firmansyah.

Saat ditemui JatimTIMES usai mediasi berlangsung, Baruna menyebut protes dari para aksi massa tersebut sebenarnya disebabkan hanya karena masalah miskomunikasi. Sebab, pihak RSUD Kanjuruhan dengan pemerintah desa (Pemdes) setempat, sebelumnya juga sudah bertemu untuk melakukan pembahasan terkait apa yang kini dipermasalahkan oleh para aksi massa.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah desa maupun dengan BUMDes terkait dengan keinginan dari pemerintah desa. Saat itu kami inisiasi untuk bertemu terkait dengan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Pada pertemuan tersebut, disampaikan Baruna, juga sudah dibahas mengenai keberadaan PKL yang nantinya akan difasilitasi oleh pihak RSUD Kanjuruhan. Tanpa terkecuali mengenai pengelolaannya yang rencananya akan dikelola oleh BUMdes.

"Rencananya di atasnya (bangunan) minimarket, itukan ada ruang kosong. Memang kami menginginkan di situ akan ada semacam Pujasera, hanya saja kami masih menimbang-nimbang, siapa yang mau mengawalnya (mengelola, red)," katanya.

Baca Juga : Cegah Tindak Kejahatan Keamanan Data, Bank Jatim Gandeng BIN 

Pertimbangannya, lanjut Baruna, bilamana RSUD Kanjuruhan juga diminta untuk mengelola keberadaan pujasera tersebut, tentunya tidak mungkin. Sebagaimana diketahui, fokus layanan rumah sakit adalah di sektor kesehatan.

"Tugas utama dari RSUD adalah kesehatan. Jika harus mengelolanya, itu bukan ranah kami," ujar Baruna.

Sementara itu, terkait tuntutan pengelolaan parkir, disampaikan Baruna, pihak RSUD Kanjuruhan telah melibatkan pihak vendor. Sehingga para warga setempat termasuk pemuda yang ingin dilibatkan untuk mengelola parkir, diarahkan untuk bekerja kepada vendor tersebut.

"Terkait parkir, saat ini sudah ada vendor yang memegangnya (mengelola). Namun, nantinya warga bisa bekerja dengan vendor tersebut," pungkas Baruna.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---