JATIMTIMES - Kontingen Jawa Timur (Jatim) untuk sementara memimpin perolehan medali cabang olahraga (cabor) boling di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024. Hingga Selasa (17/9/2024) petang, Jatim mengoleksi 3 medali emas, 3 perak dan 5 perunggu.
Wakil Ketua Umum KONI Jatim M Ali Afandi mengaku senang dan bangga dengan capaian tim boling Jatim selama berlaga di GOR Bowling Hj Rayati Syafrin Medan itu.
Baca Juga : Bupati Sanusi Pamit Jelang Cuti Kampanye: Terima Kasih dan Mohon Maaf
Terlebih, perolehan medali Jatim mampu mengungguli tuan rumah Sumut yang meraih 3 emas, 2 perak dan 3 perunggu. Sedangkan tempat ketiga sementara menjadi milik Jawa Barat (Jabar) yang mengumpulkan 3 emas, 2 perak dan 1 perunggu.
"Alhamdulillah kami masih leading, masih juara umum secara keseluruhan. Masih ada dua medali emas lagi yang harus diperebutkan di nomor master putra dan putri," kata M Ali Afandi saat menghadiri upacara penyerahan medali all event dan tim-4 putri, Senin (16/9/2024) sore.
Meski tidak mudah, M Ali cukup yakin peboling Jatim mampu mendulang tambahan medali emas. Jika mampu menambah raihan satu medali emas saja, maka akan memastikan Kontingen Jatim sebagai juara umum cabor boling.
"Kami percaya dengan kemampuan atlet kami, semoga bisa mendapatkan tambahan emas. Mohon dukungan dan doanya. Tetapi tetap tidak boleh jumawa, tetap harus waspada," ucapnya.
Dikatakan M Ali, secara teknik, pengalaman, komponen pelatih dan kolektivitas tim, Jatim punya keunggulan dibanding provinsi lain. "Jadi sudah seharusnya Jatim meraih hasil yang lebih baik dari daerah lain," katanya optimis.
Diberitakan sebelumnya, Jatim meraih medali emas ketiga dari nomor tim-4 putri melalui Sharon A Limansantoso, Putty Insavilla Armein, Shinta Ceysaria dan Tannya Roumimper setelah di final mengalahkan wakil Jawa Barat dengan skor 2-0.
Baca Juga : Transaksi Non-Tunai Layanan RSUD Dokter Soetomo Lewat DigiPay
Pelatih boling Jatim Harijono Budiman menyebut medali emas di nomor tim-4 putri sudah diprediksi sejak awal karena secara kualitas atletnya cukup baik.
"Memang di atas kertas pemain Jatim lebih unggul. Tapi karena tim, perjuangan dan kerjasama tim yang baik menjadi kunci utama," ujar Harijono Budiman.
Sebelumnya, Jatim meraih medali emas pertama lewat nomor tunggal putri melalui Shinta Ceysaria Yunita. Kemudian emas kedua dari nomor ganda putra disumbangkan Ryan Lalisang dan Billy Muhammad Islam.