free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Banjir Traffic CPNS Buru E-Materai, Website Peruri Down

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

05 - Sep - 2024, 13:50

Loading Placeholder
Potret laman elektronik meterai sebagai laman resmi pembelian e-meterai milik Peruri yang eror beberapa waktu lalu. (Foto: X)

JATIMTIMES- Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang di Indonesia. Namun, pada seleksi CPNS tahun 2024, banyak warganet yang mengeluhkan kesulitan dalam mendapatkan e-meterai yang dibutuhkan untuk melengkapi persyaratan administrasi. 

Hingga berita ini ditulis, Peruri hingga CPNS masih menjadi trending di X. Masalah seperti error saat pembelian, stok e-meterai yang habis, dan gagal membubuhkan e-meterai di dokumen, menjadi keluhan utama para calon pelamar.

Baca Juga : 6 Link Resmi untuk Beli dan Bubuhkan E-Materai Terbaru yang Anti-Down, Segera Coba

Melansir rilis resmi Peruri, website tersebut down diduga karena adanya lonjakan traffic yang terjadi. Merespons hal itu, tim Jagoan Hosting, sebagai provider Web Hosting, Cloud Service & Domain juga memaparkan sejumlah alasan dugaan mengenai penyebab laman Peruri down.

“Berdasarkan hasil analisis kami, website tersebut mengalami delay sampai down. Karena, kapasitas (website) tidak mencukupi dan banyak request masuk dari masyarakat,” jelas Hendry Yoga Priyanto, Security Officer Leader Jagoan Hosting.

Dengan banyaknya request dari masyarakat yang masuk dan kapasitasnya tidak mumpuni, sehingga membuat service website terganggu dan tidak bisa menerima request lagi. 

“Kalau begini, biasanya performa website menjadi lambat. Sampai akhirnya tidak kuat (menampung kapasitas traffic), hingga akhirnya down,” papar dia. 

Sebab, pada umumnya, seleksi CPNS banyak diikuti oleh masyarakat. Sehingga, perlu persiapan khusus untuk menerima traffic yang besar bagi sebuah website.

“Bisa jadi, sudah disiapkan dengan kapasitas yang mumpuni, tapi ternyata, traffic dan request masyarakat justru diluar ekspektasi,” kata dia. 

Untuk itu, Hendry mengimbau agar setiap pemilik website harus melakukan stress test website. Fungsinya, untuk mengetahui berapa jumlah request yang bisa diterima dan dikelola oleh sistem yang digunakan saat itu, atau benchmark. Serta, memastikan page speed di atas 90, baik untuk mobile maupun PC.

Baca Juga : 8 Cara Hidup Sehat ala Rasulullah SAW

“Berdasarkan pengalaman kami, dalam menyediakan server ujian berbasis CBT yang sudah digunakan oleh ribuan instansi pendidikan maupun perusahaan, kami sarankan penggunaan sistem cloud yang mudah untuk dilakukan scaling sesuai dengan kebutuhan,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, General Manager Jagoan Hosting, Andy Novianto menambahkan, untuk mengantisipasi server down, juga harus disiapkan tambahan resource untuk kebutuhan website terlebih dahulu. Misalnya, menambah kapasitas web server, IPA server. 

“Bisa menambah resource untuk event-event tertentu, umumnya ketika ada kegiatan besar. Kalau resource-nya kecil, bisa ditambah atau dibentuk cluster,” kata dia. 

Untuk itu, harus dipastikan memilih produk yang memiliki resource yang sesuai, baik dari sisi harga maupun kapasitas. 

“Cari produk yang memiliki IO yang cukup tinggi. Ini yang sangat dibutuhkan server untuk mengelola request. Serta, mencari dukungan support yang cepat dan dibalas oleh manusia selama 24/7,” pungkas Andy. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

--- Iklan Sponsor ---