JATIMTIMES - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar terus memantau dengan seksama perkembangan pembangunan gedung SMPN 6 Kota Blitar tahap dua. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bahwa proyek fisik yang dijadwalkan pada tahun 2024 tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.
Kepala Dispendik Kota Blitar Dindin Alinurdin menyatakan bahwa hingga akhir Agustus 2024, pembangunan sudah mencapai progres sebesar 40%, angka yang dianggap sesuai dengan harapan.
Baca Juga : SMP K Yoga Blitar Tantang SMPN 1 Rogojampi Dalam di 8 Besar Basket Piala Kemerdekaan 2024
"Kami bersyukur sampai saat ini progres pembangunan gedung SMPN 6 sudah mencapai 40%, sesuai dengan target yang telah kami tetapkan," ungkap Dindin, Selasa (3/9/2024).
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, proyek tersebut tidak mengalami kendala berarti. Para pekerja mampu menyelesaikan berbagai jenis pekerjaan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Menurut Dindin, optimisme tinggi ditunjukkan dalam pelaksanaan proyek ini. Pihaknya yakin bahwa pembangunan akan selesai tepat waktu pada bulan Desember mendatang.
"Kami optimistis proyek ini dapat selesai sesuai jadwal, apalagi wali kota juga sangat menginginkan agar pembangunan tahap dua ini bisa segera selesai, sehingga tahun depan gedung tersebut dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar," jelasnya.
Lebih lanjut, Dindin juga menyampaikan bahwa pihak kejaksaan telah melakukan pengecekan terhadap proyek tersebut dan memastikan bahwa pelaksanaannya sudah sesuai dengan rencana. "Kita juga sudah mendapat kepastian dari pihak kejaksaan yang kemarin sempat mengecek lokasi. Mereka juga memastikan bahwa semua berjalan sesuai dengan rencana," tegasnya.
Pembangunan gedung SMPN 6 Kota Blitar tahap dua ini sendiri menelan anggaran sebesar Rp 19,8 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan berbagai fasilitas penting yang akan menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Beberapa fasilitas yang sedang dibangun meliputi ruang perpustakaan, UKS, ruang kesenian, mushola, dan lapangan basket.
Dengan beragam fasilitas yang tengah dibangun, Dindin berharap bahwa SMPN 6 Kota Blitar akan menjadi salah satu sekolah dengan fasilitas yang memadai dan mampu menunjang prestasi siswa. "Pembangunan ini bukan hanya tentang gedung, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan fasilitas yang terbaik untuk siswa-siswa kita. Dengan fasilitas yang memadai, kita berharap prestasi siswa juga akan semakin meningkat," kata Dindin.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan bahwa seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal dan kualitas yang diharapkan. "Kami tidak hanya fokus pada penyelesaian tepat waktu, tetapi juga pada kualitas pekerjaan yang harus sesuai standar," ujar Dindin.
Baca Juga : Interupsi Sambutan Bupati Dhito, Mahasiswa Ini Justru Dapat Apresiasi
Sementara itu, wali kota Blitar juga memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan SMPN 6 ini. Menurut dia, keberadaan gedung baru ini sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik.
"Wali kota menginginkan agar sekolah ini bisa segera difungsikan. Karena itu, kita terus berkoordinasi agar proses pembangunan bisa berjalan lancar dan selesai tepat waktu," tambah Dindin.
Dengan upaya yang telah dilakukan oleh Dispendik dan dukungan dari pemerintah daerah, pembangunan SMPN 6 Kota Blitar tahap dua diharapkan dapat selesai sesuai jadwal dan segera bisa dimanfaatkan oleh warga sekolah untuk berbagai kegiatan akademik. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Blitar untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerahnya.
"Semoga semua berjalan lancar, dan tahun depan siswa-siswa SMPN 6 sudah bisa menempati gedung baru ini dengan fasilitas yang lebih lengkap dan nyaman," pungkas Dindin.
Dengan perkembangan yang positif ini, masyarakat Kota Blitar tentu menanti-nantikan selesainya pembangunan SMPN 6 dan berharap gedung baru tersebut dapat membawa dampak positif bagi dunia pendidikan di Kota Blitar.