free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Pria di Blitar Ditemukan Membusuk di Rumah setelah Tiga Hari Tak Terlihat

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

29 - Aug - 2024, 15:30

Loading Placeholder
Polisi melakukan olah TKP di rumah korban AD. (Foto: Humas Polres Blitar)

JATIMTIMES - Seorang pria berinisial AD (56), warga Desa Jajar, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Kamis 29 Agustus 2024 sekitar pukul 5 pagi. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar, mengingat AD telah tidak terlihat selama tiga hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan.

Menurut Iptu Heri Irianto, kasi humas Polres Blitar, penemuan jenazah AD bermula dari kecurigaan adiknya, yang merasa aneh karena kakaknya tidak keluar rumah selama beberapa hari. "Adik korban merasa curiga karena pintu rumah kakaknya terkunci dan ada aroma busuk yang tercium dari dalam rumah," jelas Iptu Heri. 

Baca Juga : Drama Pecah Kongsi Larutan Cap Badak vs Cap Kaki Tiga 

Karena khawatir akan kondisi kakaknya, adik AD kemudian memutuskan untuk mendobrak pintu belakang rumah.

Saat berhasil masuk ke dalam rumah, adik AD dikejutkan oleh pemandangan yang mengerikan. Kakaknya ditemukan sudah tidak bernyawa dengan tubuh yang membusuk dan terbaring terlentang di atas kasur. 

Kejadian ini segera dilaporkan kepada perangkat desa setempat, yang kemudian melibatkan pihak kepolisian untuk menangani lebih lanjut.

Iptu Heri menambahkan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui bahwa tiga hari sebelum ditemukan meninggal, AD sempat mengeluh sakit meriang. Korban yang tinggal seorang diri di rumahnya sempat dikunjungi oleh mantan istrinya.

"Mantan istri korban mengungkapkan bahwa AD sempat meminta tolong untuk diolesi minyak angin karena merasa tidak enak badan," ungkap Iptu Heri. Kunjungan tersebut menjadi salah satu interaksi terakhir AD sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Setelah penemuan jenazah, polisi segera mengevakuasi tubuh AD dan membawanya ke RSUD Ngudi Waluyo untuk dilakukan visum. Proses visum ini diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kematian AD, apakah murni karena sakit atau ada faktor lain yang perlu diselidiki lebih lanjut.

Baca Juga : Beredar Video Driver Ojol Hina Pegawai Disabilitas, Netizen Memanas

Penemuan AD yang sudah dalam keadaan membusuk menjadi perbincangan di kalangan warga Desa Jajar. Warga sekitar mengaku terkejut dan sedih dengan kejadian ini, mengingat AD dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang bergaul dengan tetangga.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi mereka yang tinggal seorang diri. "Kepedulian terhadap tetangga sangat penting, terutama jika ada perubahan perilaku atau hal-hal yang mencurigakan. Jangan ragu untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika ada sesuatu yang tidak biasa," ujar Iptu Heri.

Saat ini, keluarga dan warga sekitar tengah mempersiapkan proses pemakaman AD. Mereka menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian sebelum melanjutkan ke tahap pemakaman. 

Tragedi ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga kepedulian dan komunikasi antarwarga, terutama bagi mereka yang hidup sendirian. Harapannya, kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---