free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

Jumlah Perokok Aktif di Kabupaten Blitar Capai 181 Ribu, 7 Ribu di Antaranya Berusia di Bawah 18 Tahun

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

12 - Aug - 2024, 08:52

Loading Placeholder
Asap rokok, ancaman tersembunyi bagi kesehatan. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES- Ratusan ribu warga Kabupaten Blitar tercatat sebagai perokok aktif, dengan jumlah yang mencapai 181.548 orang pada tahun 2024. Dari angka tersebut, lebih dari 7 ribu perokok aktif masih berusia di bawah 18 tahun, sebuah fakta yang memprihatinkan dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. 

Data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, menunjukkan bahwa sekitar 14 persen dari total 1,2 juta penduduk Kabupaten Blitar adalah perokok aktif.

Baca Juga : 25 Ribu Bonek Catatkan Penonton Terbanyak di Laga Perdana Liga 1 2024/2025

Anggit Ditya Putranto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, menjelaskan bahwa dari total jumlah perokok aktif, sebanyak 174.099 orang berusia lebih dari 18 tahun. Sisanya, sebanyak 7.449 orang, merupakan remaja di bawah usia 18 tahun yang telah menjadi perokok aktif. Menurut Anggit, angka ini menuntut perhatian khusus karena tingginya jumlah perokok aktif di kalangan anak-anak dan remaja.

"Jumlah perokok aktif yang masih berusia di bawah 18 tahun tentu menjadi perhatian kami. Ini menunjukkan bahwa upaya promotif dan preventif terkait bahaya merokok harus lebih ditingkatkan, terutama di kalangan anak-anak dan remaja," ujar Anggit Ditya Putranto, Senin (12/8/2024).

Selain itu, Anggit menambahkan bahwa tingginya prosentase perokok aktif di Kabupaten Blitar memerlukan perhatian dari semua pihak. "Kami membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat, lembaga pendidikan, dan pihak lainnya untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku terkait bahaya merokok. Hanya dengan kolaborasi yang kuat kita bisa menekan angka perokok aktif, terutama di kalangan usia muda," katanya.

Namun, meski jumlah perokok aktif masih cukup tinggi, data menunjukkan adanya penurunan dalam persentase perokok aktif dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, persentase perokok aktif di Kabupaten Blitar mencapai 18 persen dari jumlah penduduk. Tahun ini, persentase tersebut turun menjadi 14 persen. Penurunan ini dipandang sebagai indikasi bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan mulai menunjukkan hasil, meskipun masih diperlukan kerja keras untuk mencapai hasil yang lebih signifikan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar memastikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya promosi kesehatan, terutama dalam memberikan pengetahuan tentang bahaya merokok kepada anak-anak dan remaja. "Kami akan terus menggencarkan kampanye anti-rokok, terutama di lingkungan sekolah dan komunitas anak muda, untuk mencegah peningkatan jumlah perokok aktif di kalangan usia muda," ungkap Anggit.

Baca Juga : Sebanyak 2 Juta Daftar Pemilih Sementara Kabupaten Malang di Pilkada 2024 Didominasi Perempuan

Pemerintah Kabupaten Blitar juga diharapkan dapat mengimplementasikan regulasi yang lebih ketat terkait penjualan rokok kepada anak di bawah umur. Selain itu, peran keluarga dan sekolah dalam memberikan edukasi tentang bahaya merokok menjadi sangat penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya yang mengancam kesehatan mereka.

Dengan angka yang masih cukup tinggi, upaya pencegahan merokok harus menjadi prioritas dalam program kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar berharap melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mereka dapat menurunkan jumlah perokok aktif di Kabupaten Blitar secara signifikan, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. 

"Kami percaya bahwa dengan dukungan semua pihak, kita dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari bahaya rokok," tutup Anggit Ditya Putranto.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---