Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Netizen Geruduk Bea Cukai Buntut Viralnya Curhatan Pria Kena Pajak Rp30 Juta Usai Beli Sepatu di Luar Negeri

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

23 - Apr - 2024, 17:12

Placeholder
Radhika, saat curhat soal biaya pajak sepatunya yang sangat mahal. (Foto screenshot)

JATIMTIMES - Media sosial dihebohkan dengan viralnya curhatan seorang pria yang mengaku terkena pajak sampai Rp30 juta setelah membeli sepatu di luar negeri. Curhatan itu diungkapkan lantaran biaya pajak dikenakan pada barang yang dibelinya tak sebanding dengan harga pembeliannya. Curhatan itu bermula di akun TikTok dan kini sudah beredar luas di berbagai media sosial, salah satunya dibagikan ulang lewat akun X atau Twitter @PartaiSocmed. 

"Selamat siang pak @prastow. Ini kok berulang terus ya kejadian di Bea Cukai? Masa beli Sepatu harga 10 jutaan bea masuknya sampai 30 jutaan? Dan jika ada surat penetapan pembayaran bea masuk, cukai, pajak (sppbmcp), kenapa orangnya tidak dikasih tahu rinciannya?” tulis akun tersebut, dikutip Selasa (23/4/2024). 

Baca Juga : Viral, Pencari Kerja di LikedIn Diminta Foto Pakai Bra oleh Rekruter 

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang sedang berada di mobil menumpahkan kekesalannya lewat media sosial lantaran bea cukai pada sepatu futsal yang ia beli terlalu tinggi. Pria itu diketahui bernama Radhika Athaf. Ia telah membeli sepatu futsal dari website luar negeri seharga Rp10 juta. 

“Gue beli ini sepatu seharga Rp10,3 juta. Shipping Rp1,2 juta total Rp11,5 juta,” ucap Radhika seperti dalam tayangan video.

Namun, Radhika malah dibuat syok usai mengetahui biaya pajak dari sepatu tersebut. Dia mengungkap kalau pajak masuk sepatu futsal yang ia beli seharga Rp10 juta itu mencapai Rp31,8 juta. 

Radhika yang tak menerima itu, ia pun mengungkapkan hasil hitung-hitungannya untuk biaya pajak tersebut. Dia mengatakan seharunya dia membayar pajak sepatu sekitar Rp5,8 juta, dan perhitungan itu menggunakan Mobile Bea Cukai.  

"Itu perhitungan dari mana? Terus kalian netapin biaya masuk sepatu gue itu dari mana perhitungannya,” tutur Radhika. 

"Tolonglah Bea Cukai, sekarang mana ada sih bea yang lebih gede dari harga barangnya,” lanjutnya. 

Tak menunggu lama curhatan itu kemudian viral di media sosial. Menanggapi hal itu, pihak Bea Cukai pun angkat bicara lewat akun X @beacukaiRi. Pihak Bea Cukai menyampaikan bengkaknya tarif pajak sepatu futsal Radhika lantaran adanya sanksi administrasi atas ketidaksesuaian dari pihak ekspedisi pengiriman sepatu tersebut.  

"Terima kasih atas atensi yang diberikan. Atas importasi yang dilakukan oleh yang bersangkutan, jasa kiriman yang digunakan dalam hal ini DHL memberitahukan CIF atau nilai pabean USD23.37 atau Rp562.736,” balas @beacukaiRI. 

Setelah diperiksa oleh pihak Bea Cukai ternyata terjadi ketidaksesuaian, nilai pabean atas barang tersebut justru mencapai USD553.61 atau Rp8.807.735. 

"Atas ketidaksesuaian tersebut dikenakan sanksi administrasi berupa denda sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96 Tahun 2023 pasal 28 bagian kelima, pasal 28 ayat 3,” jelasnya. 

Baca Juga : WNA Tewas Terjatuh ke Jurang, Spot Ranting Pohon di Ijen Banyuwangi Ditutup

Pihak Bea Cukai pun memberikan rincian bea masuk dan pajak impor atas produk sepatu tersebut. Berdasarkan penghitungan DJBC yakni bea masuk 30% Rp2.643.000, PPN 11% Rp1.259.544, dan PPh Impor 20% Rp2.290.000, dan sanksi administrasi sebesar Rp24.736.000, sehingga total tagihan yakni Rp30.928.544.

DJBC pun menegaskan, status pemeriksaan serta rincian tagihan dapat diakses secara terbuka oleh pemilik barang melalui beacukai.go.id/barangkirim atau bisa juga menghubungi @bravobeacukai. DJBC meminta kepada yang bersangkutan untuk berkonsultasi dengan DHL terkait dengan komponen denda yang menimpa pembelian sepatunya. 

"Terkait pengenaan sanksi administrasi berupa denda, disarankan pemilik barang untuk berkonsultasi dengan jasa kiriman yang digunakan dalam hal ini DHL sebagai kuasa impor dari pemilik barang,” pungkasnya. 

Namun, meski Bea Cukai telah angkat bicara soal curhatan pria tersebut, netizen tetap menyerang akun Bea Cukai. Sejumlah netizen pun membanjiri komentar kritik kepada pihak Bea Cukai. 

"barang beginian gak perlu di kontrol karena akhirnya bakal jadi ladang duit buat bea cukai," Ujar akun @Chops****.

"semacem maling duit warga sih ini," Sindir @opini***.

"heyhey beacukai kalo mau culas gausah buat klarifikasi gini deh, udh bukan rahasia umum keculasan BEACUKAI masa sekelas dhl yg terduga melakukan pembengkakan harga yg didenda pembeli wkwkwkwk lucu kalian kalo mau untung jangan ketauan begonya," Komen @jordy****.


Topik

Peristiwa bea cukai berita viral pajak beli sepatu luar negeri



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana