Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Tidak Hanya Pon, Jual Beli Kambing Kini Dapat Dilakukan pada Hari Pahing di Pasar Bandung

Penulis : Anang Basso - Editor : Nurlayla Ratri

20 - Apr - 2024, 19:50

Placeholder
Pembukaan pasar Kambing di hari Pahing di Area Pasar Bandung Tulungagung /Foto : Suyut for Tulungagung Times

JATIMTIMES - Pasar Bandung, Kabupaten Tulungagung, merupakan pasar terbesar kedua di kota marmer. Pasar yang terkenal dengan lengkapnya dagangan dari berbagai kebutuhan ini, melakukan inovasi dengan menambah jadwal pasar kambing menjadi dua kali dalam hitungan lima hari pasaran. 

Jika biasanya, pasar kambing ini hanya buka pada pasaran Pon, saat ini ditambah jadwalnya dengan Pahing. 

Baca Juga : Hattrick David da Silva Bikin Persebaya Keok 3-1 di Kandang Persib

Koordinator Pasar Bandung, Eko Hariono Setiawan saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan, pada Sabtu (20/4/2024) atau hari pasaran Pahing, telah melaunching pasar kambing. Launching dihadiri 70 dari sekitar 100 pedagang hewan ini. 

"Dulunya, pasaran kambing di Pasar Bandung ini hanya Pon. Seiring waktu, para pedagang ini banyak yang memilih pasar Durenan, sehingga ada penyusutan jumlah," kata Eko. 

Pasar Kambing Durenan, masuk dalam wilayah Kabupaten Trenggalek. Namun, jarak antara Pasar Bandung dan Durenan ini hanya sekitar 5 kilometer. 

Para pedagang kambing yang dulunya lebih banyak mangkal dan jual beli di Bandung, kini sebagian bergeser ke Durenan karena hari pasarannya sama, yakni Pon. 

"Untuk pasaran Pon tetap, namun atas kesepakatan dengan beberapa blantik (istilah pedagang kambing), kita tambahkan sehari yakni Pahing," ujarnya. 

Pasaran Pahing sendiri sebenarnya telah rutin digunakan oleh Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung yang letaknya di wilayah Sumbergempol. 

"Meski bareng hari Pahing, karena jaraknya jauh maka ini kita harapkan masih tetap efektif," imbuhnya. 

Eko menerangkan, dibukanya tambahan hari Pahing untuk pasar hewan ini selain diharapkan akan menambah peluang jual beli para pedagang, juga akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi pasar. 

"Ke depan kita harapkan akan meningkatkan PAD kita," jelasnya. 

Pembukaan ini, sebelumnya telah dimusyawarahkan dengan tokoh paguyuban pedagang kambing sendiri. 

"Kita libatkan, kemudian setelah disepakati ada tambahan hari Pahing, para pedagang ini dikabari sehingga tadi yang datang cukup antusias," ungkapnya. 

Aktifitas jual beli di Pasar Bandung ini, selain menjadi pusat penjualan hasil bumi dari Trenggalek dan beberapa Kecamatan seperti Campurdarat, Besuki dan Pakel juga dikenal menjadi sentra penjualan hasil laut.

Baca Juga : Pemindahan Pedagang Pasar Pagi Kota Batu Kembali Tertunda, Ini Sebabnya

Nyaris 24 jam, mulai pagi hingga malam hari kesibukan pedagang dan pembeli silih berganti di Pasar ini. 

Sepinya pasar kambing di hari Pon ini, menurut keterangan Suyut terjadi saat pandemi Covid-19 lalu. 

"Karena mungkin dianggap cukup ketat dalam menjalankan protokol kesehatan, pedagang ini kemudian pindah ke Pasar Hewan Durenan," ucapnya. 

Saat itu, pasar Durenan menggunakan pasaran Legi. Namun, kemudian lambat laun juga menambah hari pasarannya menjadi Legi dan Pon. 

"Kalau dulu pasar hewan Durenan hari pasaranya Legi, sekarang ada dua yaitu Pon dan Legi," tuturnya. 

Pedagang kambing, Khusairi (50), mengaku setuju dengan penambahan hari pasaran Pahing ini. 

"Kalau urusan tempat, pasar Bandung ini lokasinya sangat strategis," katanya. 

Demikian juga menurut keterangan pedagang lain, Irul (40) juga setuju bahwa selain strategis, sejak dulu pasar Bandung selalu menjadi tempat untuk menampung hasil ternak dari wilayah bagian selatan, seperti Watulimo, Trenggalek dan Besuki yang masuk Kabupaten Tulungagung. 

"Disini memang sangat strategis dalam menampung kambing-kambing peternak daerah sekitar seperti dari Desa Sedayugunung yang merupakan desa ternak kambing. Mudah-mudahan ke depan pasar kambing Bandung bisa maju," pungkasnya.


Topik

Ekonomi Tulungagung pasar kambing bandung pahing



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anang Basso

Editor

Nurlayla Ratri