Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

20 April, Potensi Hujan Lebat di Wilayah Jatim Menurun 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

20 - Apr - 2024, 07:02

Placeholder
Ilustrasi hujan yang diprediksi sudah menurun intensitasnya di Jawa Timur pada Sabtu (20/4). (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan potensi hujan lebat di wilayah Jawa Timur menurun pada Sabtu (20/4). Jadi, ini kesempatan bagi kamu yang hendak berwisata di akhir pekan. 

"Potensi hujan lebat mulai menurun dalam 3 hari ke depan seiring lewatnya fenomena gelombang Equatorial Rossby," tulis laporan BMKG Juanda melalui akun Instagram resminya. 

Baca Juga : Halal Bihalal Keluarga Besar Pas Sampang, Dihadiri Mantan Bupati

Meski begitu, BMKG mengimbau agar masyarakat tetap membawa peralatan hujan seperti payung dan jas hujan. Pasalnya, hujan diprakirakan cenderung turun pada malam hingga dini hari. "Hujan Sabtu diprakirakan cenderung terjadi pada malam-dini hari," tulis BMKG Juanda. 

Wilayah di Jatim yang diprakirakan masih mengalami hujan sedang-lebat hingga berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi pada Sabtu (20/4) adalah sebagai berikut. 

- Malang 

- Lumajang 

- Jember 

- Blitar 

- Kota Blitar 

- Tulungagung 

- Trenggalek 

- Ponorogo 

- Kota Malang 

- Kediri 

"Prakiraan (hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang hingga menyebabkan bencana hidrometeorologi) berlaku mulai pukul 07.00 WIB, 20 April hingga pukul 07.00 WIB, 21 April 2024," bunyi laporan dari BMKG Juanda. 

Oleh karenanya, BMKG Juanda meminta agar masyarakat memastikan saluran pembuangan air di lingkungan rumah tidak mampet, biar tidak menimbulkan genangan hingga banjir. 

Berdasarkan laporan BMKG, dampak yang bisa terjadi akibat dari hujan sedang hingga lebat yang mengguyur kawasan di Jawa Timur ada beragam. Seperti jembatan yang rendah tidak dapat dilintasi, terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah. 

Baca Juga : IPK 3,5 Trending di X, Gegara Syarat Rekrutmen KAI Tuai Kritikan Netizen

"Volume aliran sungai meningkat atau banijir hingga aliran banjir berbahaya dan mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah," tulis akun Instagram resmi @infobmkgjuanda. 

Dalam matriks risiko yang dipaparkan BMKG Juanda, tingkat kemungkinan terjadinya hujan berada di posisi 2 atau tinggi. Sementara prediksi adanya dampak hujan berada di katagori waspada (kuning) dan berada di level sedang. 

BMKG Juanda juga meminta agar masyarakat berhati-hati jika sedang beraktivitas di luar rumah. Selain itu, diharapkan terus memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial terkait informasi hujan lebat. 

"Mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan, tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan," imbau BMKG Juanda. 

Di sisi lain, BMKG Juanda juga merinci prakiraan hujan berdasarkan waktunya, yakni pagi, siang-sore, malam hingga dini hari pada Sabtu (20/4). Berikut ini rinciannya: 

Pagi hari 

Di wilayah Kab. Probolinggo,

Siang-sore

Di wilayah Kota Madiun, Kab. Malang, Kab. Probolinggo, Lumajang dan Jember.

Dini hari 

Di wilayah Sidoarjo, Pamekasan dan Sumenep. 

Demikian beberapa wilayah di Jawa Timur yang pada Sabtu, 20 April 2024 diprakirakan BMKG Juanda mengalami hujan lebat, petir, angin kencang sesaat hingga bencana hidrometeorologi. Tetap waspada ya guys! 


Topik

Peristiwa BMKG cuaca prakiraan cuaca Jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy