Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Bukan Penyakit, Begini Cara Menangkal 'Ain Menurut Quraish Shihab

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

12 - Apr - 2024, 18:58

Placeholder
Quraish Shihab, sebagai Pendiri Pusat Studi Al Quran. (Foto: YouTube)

JATIMTIMES - Belakangan ini ramai di sosial media tentang isu apabila kita mengunggah foto barang atau keluarga maka akan mendapatkan penyakit 'ain. Lantas benarkah demikian?

Quraish Shihab, sebagai Pendiri Pusat Studi Al Quran meluruskan bahwasannya 'ain bukanlah penyakit. Kata Quraish Shihab, 'ain itu adalah pandangan mata atau pikiran yang menimpa orang lain oleh satu dan lain sebab. 

Baca Juga : Pemkab Malang Buka Wacana Vaksin Booster Lanjutan Guna Cegah Penyakit Ternak

"Kita bisa melihat sesuatu takjub, maka itu bisa berpengaruh pada sesuatu itu (yang kita lihat). Kita bisa berpikir iri hati pada seseorang, itu bisa berdampak buruk," jelas Quraish Shihab, dilansir dari YouTube Najwa Shihab, (12/4). 

"Jadi 'ain adalah pandangan mata, apa yang kita lihat, kemudian itu berkembang maknanya sehingga bisa mencakup segala sesuatu yang terpikirkan secara fokus," sambungnya.

Lebih lanjut Quraish Shihab menjelaskan bahwa bagian dari 'ain itu adalah iri hati. Jadi iri hati itu tidak harus dilihat orangnya. Tetapi iri hati itu ada, bisa dirasakan.

"Ada yang (iri hati) demikian berpengaruh, sehingga mengakibatkan mudharat bagi orang lain. Itu sebabnya ada ayat Alquran yang memohon perlindungan Allah dari orang yang iri hati ketika dia melakukan iri hatinya," tandasnya.

Dalam litetatur agama, Quraish Shihab menyebut terlalu banyak contoh 'ain yang terjadi pada zaman Nabi SAW. Misalnya, dua orang sahabat nabi mandi, salah seorang terkagum-kagum dengan badannya, lalu pingsan yang dikagumi. Itu namanya kena 'ain.

"Ya memang, orang yang iri hati, tapi kita yang kena dampaknya. Jika iri hati disimpan di dalam hati, itu tidak terlalu berdampak pada kita. Tapi kalau sudah iri hati saat kita misalnya mengunggah foto, itu akan berdampak pada kita," ujarnya.

Menurut Quraish Shihab, falam kehidupan bermasyarakat 'ain ini diakui atau tidak disadari sejatinya diterima. Jadi misalnya di Indonesia sudah ada ucapan penangkalnya, seperti amit-amit, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Persiapan Porprov IX Jatim, Cabor Woodball Kota Malang Tetap Latihan Rutin

"Jadi dalam agama penangkalnya itu kalau itu pujian ucapkanlah MasyaAllah Subhanallah. Kalau itu diduga celaan bacalah audzubikalimatillahi tammati min syarri maa khalaq atau dan banyak doa-doa yang lain," ungkap Quraish Shihab.

Quraish Shihab menyarankan untuk memagari diri dan keluarga dari 'ain dengan membaca ayat Alquran. Memagarinya bisa sebelum terkena 'ain. 

"Ada Wirid, wirdul Latif pagi-pagi, Ratibul Haddad malam itu memagari kita. Ada lagi pada saat kita duga ada iri hati, maka baca MasyaAllah, SubhanAllah, Alhamdulillah, Sholawat, ini semua penangkal-penangkal," katanya.

Quraish Shihab juga berpesan cara menangkal 'ain dengan sering mengucap Masya Allah dan membaca surat Al Falaq serta Annas.


Topik

Agama Quraish Shihab penyakit ain



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri