Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

3 Istri Ahli Neraka yang Dikisahkan dalam Al-Qur'an, Siapa Saja Sosoknya?

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

02 - Apr - 2024, 10:29

Placeholder
Ilustrasi wanita dalam neraka. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Ada yang paling didamba umat beragama di akhirat kelak, yakni surga. Sebaliknya, ada yang sangat ditakuti dan dihindari, neraka.

Namun, tak dipungkiri, masih banyak manusia yang nantinya akan masuk neraka. Mereka adalah orang-orang kufur, durhaka, dan berbuat tercela lainnya.

Baca Juga : Memakai Baju Baru di Hari Raya Idul Fitri, Wajib atau Sunah?

Dalam sebuah sabda Rasulullah SAW, pernah menjelaskan jika penghuni terbanyak di neraka adalah kaum hawa.

Sabda Rasulullah SAW,

وَقمْتُ عَلَى بَابِ النَّارِ، فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا النِّسَاءُ

Artinya: “Saya (Rasulullah Saw) berdiri di depan pintu neraka. Kebanyakan orang yang masuk neraka adalah perempuan.”

Sementara dalam Al-Qur’an, terdapat kisah contoh wanita ahli neraka. Mereka dipastikan masuk neraka karena tidak mau mengikuti ajaran para nabi, yang berarti tidak mau beriman kepada Allah SWT. Lantas siapakah contoh 3 wanita ahli neraka tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.

Siapakah 3 Wanita Ahli Neraka dalam Al-Qur'an?

Dalam buku Ulumul Qur'an: Kajian Kisah-kisah Wanita dalam Al-Qur'an yang ditulis Muhammad Roihan Nasution, dijelaskan sejumlah kisah wanita ahli neraka yang diabadikan dalam Al-Qur'an.

1. Istri Nabi Nuh AS

Salah satu istri Nabi Nuh merupakan contoh istri durhaka meskipun suaminya adalah orang yang sholeh. Dia menentang ajaran Nabi Nuh sehingga ikut ditenggelamkan dalam banjir besar.

Kisah ini diabadikan dalam surah at-Tahrim ayat 10. Pada ayat ini juga disebutkan istri Nabi Luth yang juga sama-sama durhaka kepada suaminya.

ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ كَفَرُوا امْرَأَتَ نُوحٍ وَامْرَأَتَ لُوطٍ ۖ كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَالِحَيْنِ فَخَانَتَاهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ اللَّهِ شَيْئًا وَقِيلَ ادْخُلَا النَّارَ مَعَ الدَّاخِلِينَ

Artinya:

"Allah membuat istri Nuh dan istri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): 'Masuklah ke dalam jahanam bersama orang-orang yang masuk (neraka jahanam)'." (QS. At-Tahrim: 10)

Sang istri bukan satu-satunya keluarga Nabi Nuh yang celaka. Anak Nabi Nuh juga tidak mau ikut naik ke bahtera Nuh. Dia juga ikut hanyut dalam banjir besar.

Hal ini sesuai firman Allah SWT dalam surah Hud:

قَالَ سَـَٔاوِىٓ إِلَىٰ جَبَلٍ يَعْصِمُنِى مِنَ ٱلْمَآءِ ۚ قَالَ لَا عَاصِمَ ٱلْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ إِلَّا مَن رَّحِمَ ۚ وَحَالَ بَيْنَهُمَا ٱلْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُغْرَقِينَ

Artinya:

"Anaknya menjawab 'Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!', Nuh berkata 'Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang'. Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan." (QS. Hud: 43).

Nama istri Nabi Nuh yang durhaka tidak disebutkan dalam Al-Qur'an. Namun berdasarkan buku Jalan Menuju Hijrah oleh Cicin Yulianti, nama istri Nabi Nuh konon adalah Walihah atau Wahilah.

2. Istri Nabi Luth AS

Baca Juga : DPRD Beri Kritik Tajam terkait LKPJ Gubernur Jatim 2023

Dalam surah At-Tahrim ayat 10 di atas sudah sempat disebutkan bahwa istri Nabi Luth juga durhaka kepada suami dan tidak mau beriman. Istri Nabi Luth telah menjadi perantara untuk kaum Sodom dalam menggagalkan misi dakwah suaminya.

Allah mengazab kaum Sodom dengan gempa bumi, tanah longsor, dan hujan batu. Sebelum azab turun, Nabi Luth membawa orang-orang beriman. Namun Allah melarang Nabi Luth mengajak istrinya yang durhaka.

Kisah pengkhianatan istri Nabi Luth ini terdapat dalam surah Hud ayat 81:

قَالُوا۟ يَٰلُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَن يَصِلُوٓا۟ إِلَيْكَ ۖ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِّنَ ٱلَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنكُمْ أَحَدٌ إِلَّا ٱمْرَأَتَكَ ۖ إِنَّهُۥ مُصِيبُهَا مَآ أَصَابَهُمْ ۚ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ ٱلصُّبْحُ ۚ أَلَيْسَ ٱلصُّبْحُ بِقَرِيبٍ

Artinya:

"Para utusan (malaikat) berkata: 'Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?'" (QS. Hud: 81)

Seperti halnya istri Nabi Nuh, nama istri Nabi Luth juga tidak disebutkan secara pasti. Namun, berdasarkan buku Sarah: Perempuan Penggenggam Cinta (2020) oleh Sinta Yudisia, nama istri Nabi Luth adalah Walighah.

3. Istri Abu Lahab

Kisah selanjutnya adalah istri Abu Lahab. Istri Abu Lahab ini tidak durhaka kepada suaminya, dan keduanya adalah pasangan kompak. Namun sayangnya mereka dianggap durhaka kepada Allah Sang Pencipta karena memusuhi Rasulullah.

Dikutip dari buku Kisah 10 Wanita Yang Disebut Dalam Al-Qur'an oleh El-Hosniah, nama istri Abu Lahab adalah Auraa' atau Arwa binti Harb bin Umayyah. Dia adalah saudara perempuan Abu Sufyan dan merupakan salah satu tokoh wanita Quraisy.

Dalam buku Mutiara Juz'amma (2005) oleh H. Sakib Machmud, nama lain Arwa adalah Ummu Jamil yang berarti pemilik kecantikan, karena wajah istri Abu Lahab sangat cantik. Sayangnya, kecantikan wajahnya tak senada dengan perangai buruknya.

Nama Abu Lahab dan istrinya diabadikan menjadi nama surah, yaitu Al-Lahab, yang memiliki nama lain Al-Masad.

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ * مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ * سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ * وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ * فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِنْ مَسَدٍ

Artinya:

"Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia. Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka). Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal." (QS Al-Lahab: 1-5).

Abu Lahab sebetulnya adalah paman Nabi Muhammad. Namun setelah Muhammad diangkat sebagai nabi, Abu Lahab menjadi musuh besar umat Islam. Mereka selalu menghina dan mengganggu dakwah Nabi Muhammad.

Selain dimaknai sebagai penyebar fitnah, ada yang memaknai frasa 'pembawa kayu bakar' secara harfiah. Disebutkan bahwa Arwa sering membawa kayu bakar yang berduri dan meletakkannya di depan pintu rumah atau di tempat yang dilewati Rasulullah agar celaka.


Topik

Serba Serbi Surga neraka Rasulullah sabda Rasullullah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya