JATIMTIMES - Kebanyakan orang gemar mengonsumsi minuman segar, dingin, dan manis saat berbuka puasa. Namun bagi kamu yang memiliki penyakit asam lambung, harus lebih berhati-hati saat memilih minuman untuk berbuka puasa.
Selain minuman, pengidap asam lambung juga harus berhati-hati dalam memilih makanan yang akan disantap saat buka puasa. Hal itu karena ada beberapa makanan dan minuman yang bisa memicu asam lambung naik.
Baca Juga : Kisah Pengasingan Ibnu Sina, Ilmuwan Hebat yang Dijuluki sebagai ‘Bapak Kedokteran’
Dilansir dari laman halodoc, asam lambung atau GERD adalah salah satu masalah kesehatan yang sering kambuh saat puasa akibat perut kosong dalam waktu yang lama. Naiknya asam lambung akan memicu rasa perih dan nyeri di lambung.
Namun, kamu masih bisa mencegahnya dengan tidak mengonsumsi makanan dan minuman menyebabkan asam lambung naik. Lantas apa sajakah makanan dan minuman yang harus dihindari pengidap asam lambung saat puasa? Berikut penjelasannya.
Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari oleh Pengidap Asam Lambung
1. Jus Tomat
Kandungan likopen yang ada di dalam jus tomat sangat bagus untuk kesehatan mata. Tapi, di sisi lain, kandungan asam malat dan sitrat dari tomat ternyata bisa meningkatkan produksi asam di lambung, sehingga perut terasa sangat perih dan sakit.
Jika kamu punya asam lambung dan tetap ingin meminumnya, konsumsilah dalam batas yang wajar dan hindari diminum saat kondisi perut kosong.
2. Kopi
Jika kamu pecinta kopi tapi punya masalah asam lambung, sebaiknya hindari minuman ini. Meskipun sangat nikmat, tapi kandungan kopi dapat memperburuk kondisi kesehatanmu.
Kopi mengandung kafein yang bisa mengakibatkan otot kerongkongan melemah. Akibatnya, asam lambung akan naik ke kerongkongan yang menjadi tanda-tanda asam lambung.
Coklat dan teh juga mengandung senyawa kafein, tapi dengan jumlah yang lebih sedikit. Meskipun demikian, kamu harus tetap membatasi asupan per harinya.
3. Jus Jeruk
Mengonsumsi buah memang bisa menyehatkan tubuh, apabila jus jeruk kaya akan vitamin C. Tapi, pada beberapa kasus, kamu tidak diperbolehkan meminum jus jeruk ini karena dapat membuat kambuhnya asam lambung, baik itu jeruk lemon, jeruk nipis, maupun jeruk bali.
Berdasarkan salah satu survei yang dilakukan terhadap 400 orang penderita GERD, sekitar 72% dilaporkan mengalami sakit perut setelah meminum jus jeruk. Ini menandakan bahwa jus jeruk dapat menyebabkan kekambuhan pada penderita asam lambung atau GERD.
4. Minuman Bersoda
Baca Juga : Waspada Ngabuburit di Sekitar Jalur Kereta Api, Bahayakan Keselamatan hingga Ancaman Pidana
Saat berbuka, mengonsumsi minuman bersoda dapat melepaskan dahaga dengan cepat. Namun, kamu perlu waspada karena ternyata minuman ini dapat menyebabkan perut terasa kembung hingga naiknya asam lambung.
Minuman ini merusak lambung dan lapisan kerongkongan dengan cara mengiritasinya. Akibatnya, asam lambung semakin banyak dihasilkan lalu naik ke kerongkongan karena otot-ototnya mulai melemah.
Lebih bahayanya lagi, hampir semua minuman bersoda juga mengandung kafein seperti kopi. Itu sebabnya, minuman ini tidak dianjurkan dikonsumsi oleh pengidap asam lambung.
5. Susu Tinggi Lemak
Kebanyakan orang beranggapan bahwa susu adalah minuman yang sehat bagi pengidap asam lambung. Padahal, beberapa susu mengandung lemak yang tinggi yang dapat melemahkan kemampuan otot pemisah antara kerongkongan dan lambung. Akibatnya, mempermudah asam lambung untuk naik ke kerongkongan.
Tapi, kamu masih bisa mengonsumsi beberapa susu, seperti susu rendah lemak, susu almond, dan susu kedelai.
6. Makanan Pedas
Makanan dengan kandungan capsaicin, atau senyawa yang menimbulkan rasa pedas, dapat mengiritasi esofagus. Capsaicin dari makanan pedas bisa mengurangi kecepatan pencernaan sehingga meningkatkan kemungkinan naiknya asam lambung.
Meski kadang rasanya tak lengkap, mengurangi pemakaian sambal atau saus di makananmu bisa menyelamatkan waktu berbuka puasa dari rasa tak nyaman akibat asam lambung.