free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Cuaca Ekstrem Ancam Kabupaten Blitar, Ketua DPRD Suwito Imbau Warga Waspada

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Mar - 2024, 16:30

Loading Placeholder
Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito.(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES- Kabupaten Blitar, sebuah wilayah yang terletak di Jawa Timur, kini dihantui oleh cuaca ekstrem yang mengakibatkan kerusakan dan ketidaknyamanan bagi warganya. Suwito, Ketua DPRD Kabupaten Blitar, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi ini dan menerbitkan imbauan penting kepada masyarakat.

"Dalam beberapa hari terakhir, kita telah menyaksikan dampak buruk dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah kita. Rumah-rumah rusak, akses jalan tertutup, bahkan aliran listrik terputus di beberapa tempat," ujar Suwito dalam sebuah wawancara, Rabu (20/3/2024).

Baca Juga : Pemkab Blitar Siapkan Anggaran THR Lebih Besar untuk ASN dan Non-ASN di Tahun 2024

Cuaca ekstrem ini bukanlah sesuatu yang asing bagi Kabupaten Blitar, namun, menurut Suwito, intensitas dan kerusakannya kali ini terasa lebih besar. "Hujan deras disertai angin kencang bisa datang tanpa peringatan, dan itulah yang membuatnya sangat berbahaya," tambahnya dengan serius.

Ketika ditanya tentang langkah yang bisa diambil oleh masyarakat dalam menghadapi kondisi ini, Suwito menekankan pentingnya keselamatan. "Saya mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah sebisa mungkin. Jika memang harus keluar, periksalah terlebih dahulu kondisi cuaca," lanjutnya dengan tegas.

Suwito juga menyadari risiko yang dihadapi oleh para pengendara di jalan raya. "Hujan deras dan angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang, membuat jalan menjadi licin, dan membatasi pandangan pengendara. Kita harus ekstra hati-hati di jalan saat kondisi cuaca ekstrem seperti ini," jelasnya.

Namun, tidak hanya di daratan, cuaca ekstrem juga membawa ancaman bagi pesisir pantai Kabupaten Blitar. "Kami mendapati banjir rob di pesisir pantai Blitar Selatan akibat air laut yang meluap. Ini mengancam keamanan masyarakat sekitar dan juga para pengunjung yang berencana berkunjung ke pantai,” imbuhnya.

Dalam menanggapi ancaman ini, Suwito menginformasikan bahwa pihak pengelola tempat wisata pantai telah mengambil tindakan untuk menutup sementara akses masuk ke pantai. "Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menunda rencana berkunjung ke pantai-pantai di Blitar Selatan sampai cuaca membaik," katanya dengan nada prihatin.

Baca Juga : 21 Maret, Malang Diprediksi Diguyur Hujan Siang hingga Sore Hari 

Menyikapi prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, Suwito menegaskan bahwa cuaca ekstrem diperkirakan akan berlanjut hingga akhir bulan Maret 2024. "Ini artinya kita harus tetap waspada dan siap menghadapi kondisi yang sulit ini dalam waktu yang cukup lama," ujarnya serius.

Dalam kesimpulannya, Suwito kembali menekankan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan bersama dalam menghadapi cuaca ekstrem. "Kita harus saling membantu dan mengingatkan satu sama lain agar terhindar dari bahaya yang mungkin terjadi. Semoga cuaca segera membaik dan kerusakan yang terjadi dapat segera diperbaiki," harapnya sambil menutup wawancara.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---