free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Politik

Jokowi Akui Ada Kebocoran Distribusi Pupuk Subsidi saat Minta Petani Tanam Padi Awal Tahun 

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

03 - Jan - 2024, 19:11

Placeholder
Presiden Indonesia Joko Widodo usai tinjau penanaman beras di Banyumas. (foto dari internet)

JATIMTIMES - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau penanaman beras di Banyumas, Jawa Tengah. Pada kesempatan itu, Jokowi meminta petani untuk memulai tanam padi di awal Januari ini. Dia berharap ada peningkatan produksi beras saat masa panen pada Maret hingga April.

"Saya mau memastikan di awal Januari ini mulai menanam semuanya karena hujan sudah turun.air berarti sudah tercukupi kebutuhannya dari hujan sehingga tanam. Desember kita tanam 1,4 juta, Januari 1,7 juta hektare, kemudian Februari 1,4 juta hektare. Jadi, kita harapkan ada peningkatan produksi beras kita di masa panen Maret-April mendatang," kata Jokowi usai meninjau penanaman beras di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/1/2023).

Baca Juga : Ground Breaking Kampus II UMP, Jokowi Bicara Kunci Kepemimpinan Nasional 2024 Sudah Mulai Terlihat

Jokowi lalu mengaku sampai saat ini dirinya mendapat keluhan perihal pupuk. Dengan adanya penambahan anggaran subsidi pupuk Rp 14 triliun, dia berharap dapat meminimalisasi persoalan pupuk bagi petani.

"Kalau petani mesti pupuk, cuma kemarin saya sudah sampaikan pembelian pupuk tak mesti pakai kartu tani bisa pakai KTP dan bersiap untuk masa panen ini 1,7 juta ton pupuk dari Pupuk Indonesia. Saya kira itu mencukupi dan keluhan pupuk saya harapkan tidak ada lagi," ujarnya.

"Kemudian subsidi pupuk juga saya sudah meminta ke mentan dan menkeu untuk ajukan dana tambah Rp 14 triliun untuk subsidi pupuk," lanjut Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi meminta petani untuk segera siap menanam awal tahun ini. Selain itu, Jokowi mengungkap adanya keluhan irigasi. Dia mengatakan hal itu akan segera diatasi Kementerian PUPR.

"Ya tadi pupuk harus siap segera tanam di awal tahun ini. Kalau target bisa naik lagi. Tadi keluhannya juga urusan irigasi yang sudah sedimennya tinggi di bendungannya nanti dikerjakan Pak Menteri PU secepatnya," ujarnya.

Baca Juga : Anies Live TikTok, PDIP Sebut Ganjar-Mahfud Akan Aktif di Medsos

Pada kesempatan itu, Jokowi kembali mengingatkan agar distribusi pupuk terus dikontrol mulai dari distributor hingga pengecer. Jokowi mewanti-wanti jangan sampai pupuk subsidi dijual ke bukan petani.

"Ya itu harus dikontrol terus, distributor, pengecer, dikontrol jangan sampai pupuk subsidi dijual ke tempat yang bukan petani," kata Jokowi.

Jokowi lantas mengakui adanya kebocoran distribusi. Namun dia memastikan semua akan terus diawasi. "Memang ada kebocoran begitu tapi semua akan diawasi dan dikontrol," pungkasnya.


Topik

Politik Presiden Joko Widodo Jokowi pupuk subsidi pupuk



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy