JATIMTIMES - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi menunggu pengiriman logistik tahap kedua Pemilu 2024, di antaranya surat suara. Menurut Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini Rahman, logistik surat suara belum dikirim karena masih proses pencetakan.
Surat suara yang masih dalam proses cetak adalah surat suara untuk pemilihan pasangan Presiden- Wakil Presiden RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten, DPC, DPT, Formulir, sampul dan salinan DPT.
Baca Juga : Akun Tiktok Ini Jelaskan Visi Misi Capres-Cawapres soal Pangan, Netizen Bebas Memilih
Rencananya logistik tersebut akan dikirim pada Januari 2024. "Paling lambat Januari 2024 karena kita mulai sortir dan pelipatan kertas surat suara," ujar Dwi Anggraini dalam acara Media Gathering, di salah satu Cafe di Banyuwangi pada Senin (18/12/2023) malam.
Lebih lanjut dia menambahkan sampai dengan pertengahan Desember 2023, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Banyuwangi telah menerima 13 item logistik penunjang pelaksanaan Pemilu 2024.
Menurut Dwi Anggraini, logistik Pemilu 2024 yang diterima disimpan di Gudang KPU di kecamatan Kabat dan sudah sesuai dengan kebutuhan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), antara lain; kotak suara sebanyak 25.725, bilik suara sebanyak 20.540, tinta 10.270 botol, alat coblos 20.540, karet pengikat kertas suara 3.224.780, segel plastik dan kabel ties 133.510, kantong plastik,lem perekat,spidol,tanda pengenal dan lebel identitas kotak suara dan lain sebagainya. ” Semua logistik penunjang Pemilu 2024 yang diterima sudah tersimpan di Gudang KPU Banyuwangi dan pengadaan seluruh logistik Pemilu 2024 dari KPU RI, ” imbuh Dwi.
Baca Juga : Kasus Perusakan Banner Caleg NasDem, Polres Jember Segera Gelar Perkara
Selain itu KPU Kabupaten Banyuwangi juga telah menerima 1.370.789 lembar surat suara pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI). "Jumlah surat suara DPD yang sudah diterima itu sesuai dengan kebutuhan. Artinya, sama dengan jumlah daftar pemilih tetap ditambah 2 persen surat suara cadangan," pungkasnya.