Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Adik Kandung Pelapor Ungkap Riwayat Cincin Berlian yang Dicuri Mertua di Jombang

Penulis : Adi Rosul - Editor : Dede Nana

18 - Nov - 2023, 08:08

Placeholder
Saksi Amelia saat diwawancarai wartawan. (Foto : Adi Rosul / JombangTimes)

JATIMTIMES - Sidang perkara pencurian dan penggelapan cincin kawin yang menjerat Yeni Sulistiyowati (78) menghadirkan saksi dari adik kandung korban atau pelapor. 

Saksi mengungkapkan riwayat dan asal usul cincin berlian yang kini jadi objek perkara di persidangan.

Baca Juga : CCTV Rekam Aksi Pencurian di Blitar, Pelaku Jebol Tembok Toko

Sidang lanjutan perkara  dugaan penggelapan dan pencurian cincin kawin milik Diana Suwito oleh Yeni Sulistyowati, digelar di ruang sidang Kusuma Admaja Pengadilan Negeri (PN) Jombang. 

Dian merupakan anak menantu dari Yeni, yang kini menjadi terdakwa di kursi pesakitan.

Dalam sidang tersebut, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Jombang menghadirkan saksi yang mengetahui asal usul cincin berlian. Yakni Amelia Dewi (36), dia adalah adik kandung Diana Soewito.

Dalam persidangan, Amelia mengungkapkan bahwa cincin berlian yang menjadi perkara menantu dan mertua itu merupakan cincin hadiah pernikahan. Cincin putih bertata berlian itu dibeli kedua orangtua Diana untuk hadiah bagi keluarga baru.

"Cincin berlian itu adalah hadiah untuk keluarga baru yang dibeli ayah ibu saya. Dan yang dimaksud keluarga baru itu ya almarhum Subroto dengan kakak saya Diana," ujarnya, Sabtu (18/11/2023).

Ia pun menjelaskan bahwa cincin berlian itu diberikan sebelum acara resepsi di Surabaya pada tahun 2016 silam. "Itu dibeli ayah ibu saya, sebagai hadiah. Sebelum acara resepsi pernikahan di Surabaya," ucapnya.

Saat ditanya apakah ia melihat peristiwa saat Diana Suwito meminta cincin berlian pada Yeni Sulistyowati di hari ke 49 kematian Subroto.

Ia pun mengaku seperti yang dijelaskan ke hadapan majelis hakim, waktu itu pihaknya diajak oleh kakaknya ke rumah Yeni untuk berkirim doa pada hari kematian Subroto yang ke 49.

"Saya itu kan diajak untuk mengantarkan doa, kepada almarhum dalam acara 49 harinya Subroto. Kemudian disambut baik dengan Mak Yeni. Dipersilahkan masuk, disuruh doa dulu. Setelah doa kami dipersilahkan untuk makan, kemudian saya makan di rumah sebelah, karena sembahyangnya di rumah induk," tuturnya.

Tidak berselang lama, ia mendapat telpon dari suaminya. Untuk itu ia hendak berpamitan ke Yeni. Dan pada saat itu ia melihat dan mendengar ada percakapan serius antara Diana Suwito dan Yeni.

"Di rumah induk saya mendengar dan melihat percakapan yang disampaikan oleh Cece Diana dengan mertuanya. Yang saya ingat disampaikan soal cincin. Sempat ditanyakan cincin. Karena saat itu saya juga sambil telpon. Jadi yang saya dengar soal pertanyaan cincin, ada jawaban juga, terjadi percakapan," tandasnya.

"Kalau kata-kata detailnya saya lupa, karena kejadian juga sudah lama, sekitar bulan Januari. Yang saya dengar ada jawaban dari Mak Yeni kalau cincin itu ada dan dibawa sama beliau (Yeni). Ce Ling-Ling (Lindayani) juga ada. Bahkan sempat menyampaikan, kalian masih lama toh. Karena percakapan terlihat serius saya pun izin pamit untuk pulang, karena suami juga sudah jemput di depan," sambung Amel.

Ia pun mengaku sempat mendengar pernyataan yang kurang mengenakkan di ruang persidangan dari terdakwa. Dimana terdakwa mengaku tidak kenal dengan dirinya.

"Tadi sempat ditanya sama pengacaranya ini kan masih keluarga. Dan saya menganggap karena tidak ada perceraian ya masih keluarga hingga saat ini. Tapi pada saat ditanya (terdakwa) sama pak hakim, apakah mengenal dengan saudara saksi, malah dijawab, tidak. Wah berarti dia (Yeni) tidak mengenal saya. Terus kalau ditanya perasaan, saya kecewa, ternyata mereka tidak menganggap (saya) keluarga," tuturnya.

"Jadi perlakuan mereka terhadap Bu Diana selama ini yang saya saksikan, selama di rumah sakit, Cece Diana dimarah-marah, dimaki-maki, ditunjuk-tunjuk dengan kalimat kasar. Itu kejadian maki-maki dan marah-marah di rumah sakit, dan kedua di palem asri (rumah makan), dan ini parah sekali," kata Amel.

Ia juga mengaku heran, dengan perlakuan dari keluarga terdakwa, yang terlihat kasar pada Diana Suwito yang tak lain adalah menantu dari mereka.

Meski demikian, ia mengaku tidak bisa membalas makian pihak keluarga Yeni, lantaran ia selama ini tidak diajarkan oleh orangtuanya untuk memaki-maki orang atau menghina orang lain.

Baca Juga : Ghisca, Penipu Tiket Coldplay hingga Rp 15 Miliar Ternyata Murid Teater Kristo Immanuel

"Saya tidak bisa menirukan makian mereka, karena saya gak pernah diajarkan orang tua saya untuk menghina orang lain. Tapi mereka ada yang, marah-marah, menunjuk-nunjuk, memaki-maki dan gebrak-gebrak meja kepada orang tua kami saat di rumah makan Palem Asri, tu ada dari keluarga mereka," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sidang perkara pencurian dan penggelapan cincin kawin yang menjerat Yeni Sulistiyowati kembali ditunda. Saksi yang dijadwalkan memberikan keterangan tidak bisa hadir di persidangan.

Sidang pemeriksaan saksi lanjutan itu sedianya digelar di Ruang Kusuma Atmadja Pengadilan Negeri (PN) Jombang pada Selasa 14 November 2023. Namun, saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jombang tidak bisa hadir.

Saksi itu adalah Amelia Dewi. Ia adalah saudara perempuan dari pelapor, Diana Soewito. Diana sendiri merupakan menantu terdakwa, Yeni Sulistiyowati yang saat ini duduk di kursi pesakitan.

"Agenda hari ini masih dalam agenda pemeriksaan saksi-saksi. Jaksa harusnya hari ini menghadirkan saksi, tapi saksi tidak bisa hadir. Dia menghadirkan surat izin ke majelis, dan kami bisa memahami," kata Penasihat Hukum (PH) terdakwa, Sri Kalono pada sejumlah jurnalis, usai persidangan.

Ia pun mengaku pihaknya memohon kepada Majelis Hakim agar JPU menghadirkan saksi Lindayani. Saksi tersebut adalah menantu lain dari terdakwa Yeni Sulistiyowati.

Menurut Kalono, Lindayani merupakan saksi yang bisa menjelaskan terkait cincin kawin yang jadi objek perkara hingga menjerat terdakwa.

"Terkait saksi, kami juga mengusulkan ke majelis agar jaksa juga menghadirkan saksi saudara Lindayani. Karena menurut saya ada hal yang perlu disampaikan di persidangan. Sebab saudara Linda lah yang sebenarnya menyerahkan barang-barang yang saat ini disangkakan di pengadilan," ujar Kalono.

Sementara itu, pada persidangan sebelumnya saksi yang dihadirkan JPU, Ngatminuk, juga mengungkapkan bahwa cincin kawin saat itu berada di tangan Lindayani. Itu diketahui Ngatminuk saat berkunjung ke rumah terdakwa Yeni Sulistiyowati di Jalan KH Wahid Hasyim, tepat 49 hari pasca kematian suami Diana Soewito, Subroto Adi Wijaya.

"Waktu itu Bu Diana menanyakan perhiasan ke Bu Yeni. Bu Yeni menjawab kalau perhiasan itu ada, dibawa Bu Linda. Kemudian Bu Linda juga menjawab kalau perhiasan itu ada," tutur Ngatminuk.

Yeni sebelumnya dilaporkan ke Polsek Jombang oleh menantunya sendiri, Diana Soewito terkait kasus penggelapan 3 buah cincin pada Rabu (26/07/2023). Terhadap Yeni, penyidik Unit Reskrim Polsek Jombang menjeratnya dengan pasal 372 KUHP.

Pertikaian keluarga ini berawal dari meninggalnya suami Diana, Subroto Adi Wijaya, karena sakit pada 2 Desember 2022. Sebelum meninggal, Subroto menitipkan sejumlah barang kepada ibunya, Yeni. Antara lain berupa KTP atas nama almarhum, 2 cincin kawin, 1 cincin berlian putih, serta 1 ponsel.

Setelah pemakaman Subroto, Diana meminta barang-barang warisan suaminya itu secara baik-baik kepada Yeni. Karena ia pewaris tunggal semua kekayaan mendiang suaminya. Perempuan asal Dukuh Pakis, Surabaya itu meminta ibu mertuanya menyerahkan barang peninggalan suaminya.

Namun, permintaan Diana tak pernah digubris ibu mertuanya. Pengacaranya juga 2 kali melayangkan somasi kepada Yeni, tapi tak direspons. Sampai akhirnya ia melaporkannya ke Polsek Jombang.


Topik

Hukum dan Kriminalitas kasus jombang pencurian cincin



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Adi Rosul

Editor

Dede Nana