JATIMTIMES - Pasca para pedagang menempati Pasar Induk Among Tani Kota Batu, menyisakan bangunan semi permanen di area relokasi Stadion Gelora Brantas. Karena itu, rencananya bedak berbahan baja ringan atau galvalum tersebut dalam waktu dekat akan dilelang.
Rencananya lelang tersebut bakal dilakukan secara terbuka usai mendapatkan appraisal dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Totalnya ada 1.136 bedak yang akan dilelang.
Baca Juga : Wali Kota Kediri Salurkan BLT DBHCHT untuk Buruh Pabrik Rokok dan Buruh Tani Tembakau
“Pemkot Batu segera melakukan lelang 1.136 bedak yang berada di lahan relokasi area luar Stadion Brantas,” ungkap Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, Eko Suhartono, Minggu (22/10/2023).
Saat ini Bagian Aset Pemkot Batu sudah melakukan inventarisasi terhadap banyaknya bedak. Kemudian jika sudah mendapatkan appraisal dari KPKNL, akan dilakukan lelang secara terbuka.
Proses lelang ditargetkan tahun 2023 sudah selesai. Sebab, saat pengembangan Stadion Brantas yang sudah masuk tahap perencanaan di Dinas Perumahan, seluruh area lahan relokasi sudah bersih.
“Setelah lelang tentu akan dikembalikan pada kondisi seperti awal. Yang jelas, kita fungsikan lagi sebagai kawasan olah raga,” tambah Eko.
Dengan adanya lelang ini tentu akan berimbas pada bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Juga : Update Kebakaran TPA Kota Batu, Petugas Lakukan Pembasahan di Titik Asap
Diketahui sebanyak 1.136 bedak itu dibangun pada 25 Oktober 2021 silam dengan anggaran sebesar Rp 6 miliar. Spesifikasi kios semi permanen ini menggunakan atap asbes dan dinding spandek.
Lalu bedak terbuat dari galvalum. Sehingga tidak ada triplek seperti umumnya. Sementara itu para pedagang sudah menempati kawasan Pasar Induk Among Tani sejak 2 Oktober 2023.