JATIMTIMES - Warga Desa Gumulan, Kecamatan Kesamben, Jombang menemukan sesosok mayat yang mengapung di Sungai Brantas. Mayat perempuan tanpa identitas itu diperkirakan tewas 5 hari lalu.
Kapolsek Kesamben AKP Achmad mengatakan, mayat perempuan ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang bertanam di tanggul Sungai Brantas pagi tadi pukul 10.00 WIB. Saat ditemukan, mayat dalam kondisi mengapung di bibir sungai dengan posisi tengkurap.
Baca Juga : Hari Jadi Kota Batu ke-22, Pertama Kali Upacara di Pasar Induk Among Tani
"Warga yang sedang bercocok tanam di bantaran Sungai Brantas menemukan mayat mengambang tersangkut rerumputan di tepi Sungai Brantas," ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/10/2023).
Hal itu lantas dilaporkan ke perangkat Desa Gumulan dan diteruskan ke Polsek Kesamben. Sejurus kemudian, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi mayat ditemukan.
Dikatakan Achmad, tubuh mayat sudah dalam kondisi mengembang saat ditemukan. Mayat diperkirakan sudah tewas 5 hari lalu.
"Mayat sudah menggelembung, dengan kondisi seperti itu saya perkirakan sudah 5 hari," ucapnya.
Achmad mengungkapkan, mayat berjenis kelamin perempuan itu hingga kini belum diketahui identitasnya. Tidak ditemukan identitas satu pun pada tubuh korban.
Baca Juga : Pemkab Jombang Gelar Operasi Pasar: Jaga Stabilitas Harga Beras
"Ciri-cirinya perempuan, umur kurang lebih antara 45 tahun, tinggi badan 150-155 cm. Kemudian memakai celana jeans warna hitam, pakai baju motif batik dan rambut panjang sebahu," kata Achmad.
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Jombang untuk dilakukan visum dan identifikasi.(*)