Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Ini Kiat Panitia Pilkades di Banyuwangi Jaga Kondusivitas Wilayah

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Dede Nana

21 - Sep - 2023, 17:58

Placeholder
Mudhofir, Ketua Panitia Pelaksana Pilkades Desa Segobang kecamatan Licin kabupaten Banyuwangi (Foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)  

JATIMTIMES - Dalam upaya menciptakan pemilihan kepala desa yang damai dan menjaga kondusivitas wilayah, panitia pelaksana Pilkades Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi sejak awal melarang para bakal calon kepala desa (Bacakades) untuk memasang foto banner maupun alat peraga kampanye lain sesuai dengan kesepakatan bersama.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Pilkades Desa Segobang Mudhofir, untuk pengadaan banner dan alat peraga yang lain menjadi tanggungan panitia agar biaya  pilkades murah dan tidak membebani para cakades.

Baca Juga : Tersiar Kabar Kaesang Masuk PSI, Puan Maharani: Saya Baru Denger

Dia menuturkan, pelaksanaan pilkades di Desa Segobang saat ini memasuki tahapan skoring untuk memilih 5 dari 8 bakal calon yang dinyatakan lolos ke tahapan selanjutnya. Masing-masing peserta, lanjut Mudhofir, sudah diberi lembaran format untuk diisi secara mandiri sesuai dengan petunjuk yang sudah diedarkan sebelumnya.

”Kami panitia dengan bakal calon pada 24 September 2023 sepakat untuk menggelar pertemuan untuk melakukan cross ceck data-data bakal calon yang terkait antara lain pendidikan, umur dan pengalaman dalam bidang pemerintahan,” jelasnya di kantor Desa Segobang, Kamis (21/9/2023).

Setelah itu 8 Bacakades Segobang akan menjalani ujian tes tambahan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama peserta dari desa lain yang jumlahnya lebih dari 5 orang.

“Kemudian panitia akan menyampaikan hasil tes lanjutan sekaligus menetapkan nomor urut bagi calon dalam pilkades di Desa Segobang,” tambahnya.

Untuk menghindari terjadinya gesekan di lapangan, panitia sudah merancang model kampanye yang waktunya selama 3 hari. Pada hari pertama semua Cakades Segobang akan mengikuti pawai menaiki mobil bak terbuka sesuai dengan nomor urut masing-masing melalui 5 dusun untuk dikenalkan kepada warga masyarakat.

Baca Juga : Mengenal Manfaat Tanaman Daun Ungu atau Handeuleum

Selain itu di masing-masing dusun panitia pilkades akan memasang 3 baliho besar yang memuat foto, nomor urut dan visi misi calon, sekaligus contoh surat suara yang akan digunakan dalam pilkades.

Setelah dikenalkan pada warga dalam pawai, para cakades akan melakukan pendalaman dan penjabaran visi misi yang disampaikan di balai Desa Segobang. Namun tidak ada tanggapan dari audiens dan debat karena dalam tata tertibnya tidak ada.

”Harapan kami yang menjadi moderator bukan warga dari Desa Segobang agar netral. Bahkan kalau bisa Aparatur Sipil Negara (ASN) dari kecamatan yang benar-benar menguasai masalah pemerintahan,” pungkas Mudhofir.


Topik

Pemerintahan pilkades banyuwangi aturan pilkades desa segobang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Dede Nana