Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Membanggakan, Mahasiswa Unisma Jadi Winner Puteri Duta Pustaka Jawa Timur 2023

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

13 - Sep - 2023, 20:04

Placeholder
Choirun Izag, mahasiswa PBSI FKIP Unisma yang sukses menjadi Winner Puteri Duta Pustaka Jawa Timur 2023 (ist)

JATIMTIMES - Choirun Izag, Mahasiswi Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang (PBSI FKIP Unisma), menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Duta Pustaka  Jawa Timur. Mahasiswi asal Pujiharjo, Tirtoyudo, Kabupaten Malang ini dinobatkan sebagai Winner Puteri Duta Pustaka Jawa Timur 2023.

Duta Pustaka Jawa Timur sendiri  merupakan ajang pemilihan agent yang memiliki  tugas dalam hal literasi, arsip, dan pelestarian naskah kuno. Ajang ini diselenggarakan oleh Zain Halik, pendiri OneStarManagement.

Baca Juga : Lewat Gerakan Ini, Mahasiswa Unikama Berperan Aktif dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa SDN 2 Taji Sekolah

 

"Sebagai calon guru atau pendidik muda, saya menemukan kendala-kendala dalam hal literasi. Saya kemudian mencari wadah untuk mengembangkan literasi dan kebetulan ada ajang ini, akhirnya saya ikut," jelasnya ketika diwawancarai (12/9/2023).

Sebelum menjadi juara, Choirun Izag harus melalui beberapa proses atau tahapan dalam pemilihan. Dimulai dari seleksi berkas dan essai dengan tema "Inovasi dalam Pengembangan Pustaka di Jawa Timur".

1

Di sini, karya yang diusungnya berjudul "Inovasi Gelar Wicara dan Rumah Pustaka untuk Jawa Timur ". Dari 108 peserta yang mengikuti ajang tersebut, hasil seleksi kemudian menyisakan 75 peserta, salah satunya adalah Runi, sapaan akrab Choirun Izag. 

Selanjutnya pada 13 Agustus 2023, Runi mengikuti seleksi ke 2. Dalam tahap ini terdapat beberapa tes, seperti interview, FGD (forum grup discuss) dan tes pemaparan advokasi. 

Dalam tes interview, kita ditanyai tentang personality, bagaimana berorganisasi dan pengalaman lainnya. Di FGD kita diberikan kasus untuk bagaimana mencari sebuah solusi atau penyelesaian. 

Kemudian pada pemaparan advokasi, ia diminta untuk memberikan paparan advokasi. Dalam hal ini, Runi membawakan judul Rumah Pustaka dan juga sebuah Galeri Wicara. Advokasi ini sudah berjalan dan menekankan bahwasanya membaca bukanlah hal membosankan. 

"Karena saya juga punya pesera didik, jadi membiasakan untuk membaca. Membaca minimal 10 menit setiap harinya. Juga ada kunjungan kantor perpustakaan, lalu juga ada inovasi-inovasi baru untuk menyamakan dengan media pembelajaran, seperti ada buletin dan ada template, mading ataupun bacaan-bacaan," paparnya.

Selain itu, bukan hanya melalui membaca buku untuk mengembangkan literasi. Tetapi juga dapat dengan memanfaatkan media teknologi, media sosial dan yang lainnya. Kemudian, dalam upayanya mengembangkan literasi, Runi juga menyelenggarakan workshop yang mensosialisasikan dan mengajak untuk membiasakan membaca dengan segala mekanisme yang terkait.

Pada seleksi kedua, Runi lolos kemudian masuk ke Top 9 hingga kemudian masuk ke Top 5. Pada babak ini, dengan persiapan matang dan tekad yang kuat untuk lolos, Runi memberikan jawaban atas pertanyaan secara acak. Ternyata, jawaban Runi berhasil memukau dewan juri dan akhirnya masuk ke Top 3. 

Baca Juga : Hingga Awal September, Pajak Daerah Kabupaten Malang Sumbang PAD Rp 298,2 Miliar

 

"Ketika Top 3 ini, pertanyaan kita itu sama semua. Bagaimana ketika kita diberikan kesempatan mengubah dunia apa yang akan kamu berikan dan lakukan. Di situ saya yakin sekali dengan jawaban saya," terang mahasiswa angkatan 2020 ini.

Hasilnya, dalam Grand Final ia kemudian dinobatkan sebagai Winner Puteri Duta Pustaka Jawa Timur 2023. Hal ini lantaran Runi dalam perfomance maupun kemampuannya dinilai layak untuk meriah gelar tersebut.

"Penilaian itu diambil dari 75 persen ketika karantina dan 25 persen ketika grand final. Dan ketika grand final, saya memiliki nilai yang unggul dan ketika karantina saya juga memiliki nilai yang unggul," ungkap mahasiswa semester 7 ini.

Sementara itu, Runi juga menyampaikan, bahwa prestasi yang diriah tentunya tak lepas dari support kampus Unisma. Unisma menurutnya telah banyak memberikan support dan pengalaman yang berharga, hingga kemudian dapat mengantarkannya menjadi juara pada ajang ini.

Sebelumnya, Runi sendiri telah sukses meraih sejumlah anugerah bergengsi, seperti Putra-Putri FKIP 2020, Duta Kampus Unisma 2021, Duta GenRe Kota Malang 2021, Miss Hijab Jatim 2022 dan Duta Damai Jatim 2022.

Usai dinobatkan sebagai Winner Puteri Duta Pustaka Jawa Timur 2023, sejumlah rencana strategis telah ia siapkan. Mulai dari melanjutkan advokasi untuk peningkatan pemahaman literasi lebih luas hingga mengajak masyarakat untuk menjadi literat yang hebat.

"Semoga program saya semakin membawa perubahan baik dan meningkatkan literasi di Jawa Timur, agar bisa saya bawa ke ajang nasional yaitu Duta Pustaka Indonesia," pungkasnya.


Topik

Pendidikan Unisma Universitas Islam Malang Choirun Izag Duta Pustaka



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri