Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Bakar Sajadah Nabi Muhammad SAW, Tikus Boleh Dibunuh dalam Islam, Ustaz Khalid Basalamah

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

05 - Sep - 2023, 06:42

Placeholder
Tikus. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Tikus merupakan hewan kecil dikenal kotor dan bau karena tempat tinggal di selokan maupun tempat-tempat kotor.

Selain kotor, Tikus juga hewan yang bisa mendatangkan mudhorot bagi manusia.

Baca Juga : UIN Malang Gelar Rapat Tinjauan Manajemen, Semakin Mantap Menuju Kampus Bereputasi Internasional

Tikus sendiri merupakan hewan yang mendapat sorotan khusus dalam Islam karena perilakunya yang banyak menimbulkan kerusakan bagi kehidupan manusia.

Bahkan kerusakan yang diakibatkan oleh tikus sampai diperingatkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk diwaspadai oleh umatnya.

Dilansir dari akun Tiktok @Hijrah Indonesia, Ustaz Khalid Basalamah pernah menjelaskan mengenai bahaya dari tikus.

Ustaz Khalid Basalamah mengisahkan suatu hari Umar bin Khattab membawa kepada Nabi Muhammad SAW seekor tikus yang ditangkap di rumah beliau.

Ia lantas bertanya pada Nabi Muhammad apakah tikus itu boleh untuk dibunuh.

"Ya Rasulullah, ini tadi mengganggu di rumah saya. Boleh saya bunuh?," Tanya Umar.

Nabi Muhammad SAW pun menjawab, "boleh".

Pada saat itu waktu Nabi Muhammad SAW sedang duduk. Diletakkan sumbu api di depan Nabi Muhammad SAW, tiba-tiba tikus berjalan dan menarik sumbu itu hingga membakar sajadah milik Nabi.

Atas kejadian itu, Nabi Muhammad SAW menyebut tikus-tikus itu adalah pesuruh dari setan untuk merusak dan mengganggu harta ataupun barang milik manusia.

"Sesungguhnya, tikus-tikus ini ditunggangi oleh syaitan untuk merusak barang-barang kalian. Sebagaimana kalian lihat sekarang," jelas Nabi Muhammad SAW.

Sementara, Ustaz Khalid Basalamah juga menilai jika tikus memang merupakan hewan yang menimbulkan banyak kerusakan di rumah.

Bahkan bisa membuat makanan atau minuman di rumah menjadi berbahaya untuk dikonsumsi jika sebelumnya pernah bersentuhan dengan tikus.

Baca Juga : Terima Kunjungan Kapolda Jatim, Kapolres Tuban Sambat Kekurangan Personel

Penelitian pun sudah membuktikan bahwa tikus bisa menjadi salah satu media penyebaran penyakit berbahaya bagi manusia.

"Kita sudah tahu tikus makan makanan sudah tidak bisa lagi dimakan karena ada bakterinya, kotor segala macam," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.

"Bahkan dia bisa menggigit aliran listrik hingga putus, dan segala macam hal," lanjutnya.

Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa setan tidak bisa membuat kerusakan secara langsung sehingga harus menunggangi hewan ataupun manusia.

Sama halnya seperti setan yang membisiki manusia untuk melakukan keburukan kepada sesama manusia.

Itulah mengapa menurut Ustaz Khalid Basalamah, tikus termasuk hewan yang boleh dibunuh dalam Islam.

"Mangkanya salah satu hewan yang boleh dibunuh itu adalah tikus," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.

Walau demikian, Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan untuk tidak membunuh tikus dengan cara yang menyiksa.

"Tapi tidak boleh juga (tikus) dibunuh dengan cara menyiksa, misal disiram air panas, atau dibakar itu enggak boleh," tegas Ustaz Khalid Basalamah.


Topik

Serba Serbi Nabi Muhammad SAW ust Khalid Basalamah hukum membunuh tikus



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya