JATIMTIMES - Pada 3 Agustus 2023, TasteAtlas merilis daftar "10 Best Rated Soups in the World" atau 10 sup terbaik di dunia. Di mana rawon, kuliner khas Jawa Timur berhasil menyabet posisi pertama mengalahkan ramen dari Jepang.
Rawon memperoleh skor 4,8 dari 5, sementara Ramen Tonkotsu dari Jepang memperoleh skor 4,7. Hidangan lain dalam daftar hidangan sup terenak di dunia, termasuk Shoyu Ramen, Tom Kha Gai, Zur, Taiwan Hot Pot, dan masih banyak lagi.
Baca Juga : Lebih dari 800 Peserta Jambore Pramuka Dunia di Korsel Dilarikan ke RS karena Cuaca Ekstrem
TasteAtlas menulis sup beraroma ini biasanya dibuat dengan daging sapi yang direbus perlahan dan bahan tradisional Indonesia lainnya, seperti daun jeruk, serai, jahe, dan cabai.
"Namun, elemen kuncinya adalah buah kluwek, biji hitam Indonesia. Bumbu Indonesia yang tidak biasa ini sangat beracun saat mentah dan selalu perlu difermentasi sebelum dikonsumsi," tulis keterangan dalam laman TasteAtlas.
"(Bahan rawon) Itu digiling dengan bahan dan rempah-rempah lain, memberikan hidangan rasa yang bersahaja dan asam serta warna hitam gelap yang unik. Asal muasal sajian tersebut diyakini dari Kota Surabaya, ibu kota Jawa Timur," imbuh keterangan dalam laman TasteAtlas.
Lebih lanjut dijelaskan jika peringkat makanan TasteAtlas didasarkan pada peringkat audiens TasteAtlas. Di mana hidangan makanan tersebut telah melalui serangkaian mekanisme yang telah dicoba oleh manusia dan bukan bot.
Selain itu, mekanisme pemeringkatan juga didasarkan pada sudut pandang makanan lokal. Hal ini juga menjadi nilai tambah dari makanan tersebut.
Untuk daftar "10 Sup Berperingkat Terbaik di Dunia" hingga 03 Agustus 2023, tercatat 29.117 peringkat, di mana 16.424 telah sah diakui oleh sistem.
"Peringkat TasteAtlas tidak boleh dilihat sebagai kesimpulan global akhir tentang makanan. Tujuan TasteAtlas adalah untuk mempromosikan makanan lokal yang sangat baik, menanamkan kebanggaan pada masakan tradisional, dan membangkitkan rasa ingin tahu tentang masakan yang belum pernah Anda coba," tulis keterangan dalam laman tersebut.

Salah satu pramusaji NK Cafe Malang menyajikan rawon untuk pengunjung. (Foto: Nurlayla Ratri/Jatimtimes)
Baca Juga : Ketua TP PKK Kota Malang Targetkan 154 PAUD Binaan Dapat Terakreditasi
Diketahui, rawon adalah salah satu kuliner populer khas Jawa Timur. Sajian berkuah yang unik karena memiliki warna hitam pekat ini dikenal kelezatannya.
Warna kuah yang hitam pada sajian rawon berasal dari buah Kluwak (Pengium edule) yang dihaluskan bersama dengan beragam rempah yang direbus bersama potongan daging sapi berlemak dan daging urat yang bertekstur kenyal.
Di Jawa Timur ada beberapa kedai atau depot makan yang populer dengan sajian rawonnya, seperti Rawon Setan di Surabaya, Rawon Tessy di Malang, Rawon Nguling dari Probolinggo, dan Pecel Rawon di Banyuwangi.