JATIMTIMES - Jejaring kerjasama Universitas Islam Malang (Unisma) dengan kampus maupun instansi di luar negeri terus diperluas. Hal ini tentunya juga menjadi salah satu upaya dalam penguatan Unisma menjadi World Class University.
Perluasan jejaring kerja sama Unisma tidak hanya ada tataran kampus luar negeri saja, melainkan saat ini juga diperluas dengan jajaran pemerintah daerah luar negeri, seperti halnya dengan pemerintah daerah di Thailand.

"Jika selama ini dengan Thailand lebih banyak kerjasama dengan kampus-kampus, kali ini kita perluas dengan pemerintah daerah disana," jelas Wakil Rektor 1 Unisma, Prof Junaidi Mistar PhD.
Baca Juga : Mahasiswa Unram Diusir Warga saat KKN, Gegara Sebut Tak Ada yang Cantik di Desa Kayangan
Kerjasama ini bertujuan, untuk lebih mengenalkan Unisma di Thailand, sekaligus dapat menjaring mahasiswa luar negeri lebih banyak lagi, utamanya dari Provinsi Narathiwat.
Mengawali kerjasama ini, juga ditandai dengan kunjungan delegasi pejabat daerah dari Thailand ke Unisma.
"Kalau sekarang ini kan (kerjasama) hanya dengan perguruan tinggi, bentuknya pertukaran mahasiswa dengan beasiswa. Makanya dengan kerjasama ini akan lebih menjaring mahasiswa secara mandiri," ungkap Prof Jun.

Dalam penerimaan mahasiswa dari Thailand tersebut, memang masih terdapat program beasiswa yang diberikan Unisma. Namun kuota yang diberikan hanya 2 Orang mahasiswa dalam setiap Program Studi (Prodi). Tetapi, untuk mereka yang jalur mandiri, tidak terdapat batas kuota penerimaan mahasiswa dari luar negeri.
"Kalau yang beasiswa itu 2 (tiap prodi), jadi ada 46 jumlahnya. Kalau mahasiswa mandirinya, kita tidak membatasi, bahkan sebanyak-banyaknya untuk mahasiswa asing. Yang jelas terkait mahasiswa, pemerintah provinsi melalui dinas pendidikan akan mengkoordinasi siswa SMA di sana," paparnya.
Kriteria mahasiswa asing sendiri, dijelaskan Prof Jun tak jauh berbeda dengan mahasiswa lokal. Tentunya calon mahasiswa tersebut telah lulus sekolah jenjang menengah atas dan dapat memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan oleh masing-masing prodi.

Di Unisma, rombongan tersebut bersama sivitas Unisma melaksanakan Sharing Session on International Collaboration Initiative Programs, Unisma dan Office of the Private Education Narathiwat Province Thailand.
Baca Juga : Prihatin Kades Terjerat Korupsi DD, Hari Putri Lestari: Pemerintah Daerah Harus Rutin Berikan Bimtek
"Dalam rombongan ini ada kepala dinas pendidikan disana, tingkat provinsi dan juga Gubernurnya. Juga diikuti kepala
dinas tingkat kabupaten," paparnya.

Dalam inisiasi kerja sama dengan Thailand, pemerintah setempat juga menawarkan dan memberikan kemudahan untuk mahasiswa Unisma melaksanakan magang. Untuk itulah, ke depan Unisma akan segera menindaklanjuti hal ini dengan kegiatan Memorandum of Understanding (MoU). "Ini masih inisiasi, tapi akan kami tindak lanjuti lebih profesional," pungkasnya.