JATIMTIMES - Hidayah Allah SWT dapat datang kapan saja. Bahkan, hanya karena setelah melihat Rasulullah SAW memakan anggur, seseorang mendapatkan hidayah dan kemudian masuk Islam. Kisah ini pun terabadikan dalam buku Sejarah Lengkap Rasulullah Jilid 1 oleh Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi maupun dalam Saat-saat Rasulullah Bersedih oleh Majdi Muhammad Asy-Syahawi.
Dahulu, Rasulullah SAW pernah datang ke Kota Thaif guna berdakwah. Beliau pun cukup lama berada disana, yakni sekitar 10 hari. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai cobaan berat dialami Rasulullah SAW. Saat itu, Rasulullah SAW mendatangi para pemuka kesempatan menyampaikan dakwahnya.
Baca Juga : Jalan Cantik Ini Sungguh Mematikan, Bikin Nyawa 300 Orang Tiap Tahun Melayang
Tetapi dakwah yang diberikan oleh Rasulullah tak didengar sedikitpun oleh orang-orang. Bahkan Rasulullah SAW justru mendapatkan perlakuan yang begitu buruk dari masyarakat Thaif, sebagaimana kisahnya diriwayatkan Muhammad bin Jubair bin Muth'im.
Namun, ada seorang laki-laki yang merasa tersentuh dengan dakwah yang disampaikan Rasulullah SAW. Kisah ini juga dibagikan oleh Al Khalidi dalam Ar Rasul Al Mubaligh. Saat itu Rasulullah SAW mendapatkan perlakuan buruk dari penduduk Thaif. Beliau kemudian keluar dari tempat tersebut. Beliau yang terdesak menuju sebuah kebun yang merupakan milik Utbah bin Rabi'ah dan Syaibah bin Rabi'ah, dan keduanya saat itu sedang berada di kebun tersebut.
Setelah kedatangan Rasulullah SAW, keduanya melihat Rasulullah dan merasa iba. Lantas keduanya memanggil budaknya bernama Addas. Addas sendiri diketahui merupakan Nasrani.
Keduanya berkata, "ambillah setangkai anggur, letakkan di piring ini, kemudian pergilah menemui lelaki itu, lalu katakan kepadanya untuk memakannya." Maka Addas pun menjalankan perintah majikannya, sampai ia meletakkan piring tersebut di hadapan Rasulullah, kemudian ia berkata, "Makanlah."
Tatkala Rasulullah menaruh tangannya di atas piring itu, beliau mengucapkan "Bismillah." Kemudian beliau pun makan satu per satu buah anggur.
Rasulullah yang sedang menyantap anggur BB tersebut, terus dipandangi Addas. Addas memandangi Rasulullah karena ia terkejut melihat cara makan beliau. Addas kemudian berkata, "Demi Allah, ucapan ini tidak pernah dikatakan oleh penduduk negeri ini."
Baca Juga : Pramugara Ini Bagikan Tata Cara Tayamum di Pesawat, Simak Penjelasannya
Rasulullah SAW kemudian bertanya pada Addas, "Dari negeri apakah engkau wahai Addas? Dan apa agamamu?". Addas menjawab, "Aku seorang Nasrani dan aku adalah seorang yang berasal dari negeri Ninawa."
Rasul bertanya lagi, "Apakah dari desa seorang lelaki shaleh yang bernama Yunus bin Mata?". Addas menjawab, "Apa yang engkau ketahui tentang Yunus bin Mata?". Rasulullah SAW kemudian bersabda, "Dia adalah saudaraku, dia seorang Nabi dan aku pun seorang Nabi."
Mendengar hal ini tersebut, Addas langsung memeluk Rasulullah, mencium tangan dan kaki beliau. Hidayahpun datang kepadanya. Ternyata Addas mendapatkan hidayah setelah menyaksikan Rasulullah SAW makan dengan menyebut Bismillah.