JATIMTIMES - Belakangan ini kasus penganiayaan yang dilakukan suami kepada istrinya di Tangerang Selatan tengah ramai menyita perhatian publik. Sebab pelaku yang telah membuat istrinya babak belur, tidak ditahan kepolisian karena dinilai melakukan tindak pidana ringan.
Lantas paling anyar disebutkan jika modus penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku Budyanto Jauhari kepada istrinya Tiara Maharani karena kepergok sedang chat dengan wanita lain. Hal itu disampaikan oleh akun Twitter @Mazzini_gsp.
Baca Juga : Gantikan Regina Nadya Suwono, Harijanto Dilantik sebagai PAW Anggota DPRD Kota Kediri
"Pelaku, Budyanto Jauhari (38) menganiaya istrinya Tiara (21) karena kepergok chat dengan cewek lain," tulis akun tersebut, Jumat (14/7/2023).
Dalam cuitannya, akun tersebut juga mempertanyakan mengapa Budyanto tidak ditahan oleh polisi. "Keluarga korban udah lapor, nomor surat TBL/B/1396/VII/2023/SPKT Polres Tangsel/Polda Metro Jaya @Poldametrojaya_ @DivHumas_Polri kenapa si Budi dilepas dgn alasan penganiayaan ringan? Tangkap lagi dah, parah gitu kok," tulis akun tersebut.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang istri diduga dianiaya oleh suami, hingga babak belur. Narasi dan foto itu dibagikan oleh akun Instagram @jktnewss.
Dalam video yang dibagikan terlihat seorang istri dipiting oleh lengan suami di garasi mobil. Tampak sang istri sudah berusaha melepaskan diri namun tak bisa. Sementara video lainnya juga memperlihatkan beberapa tetangga dari pasutri tersebut berada di lokasi. Diduga sudah mencoba melerai keduanya, namun tak bisa.
Sedangkan di unggahan slide lainnya, terlihat wajah korban babak belur. Selain darah, mata sebelah kanan lebam biru hingga bengkak. Dalam narasi yang dibagikan, penganiayaan itu terjadi saat istrinya yang tengah hamil empat bulan. Peristiwa itu terjadi di Perumahan Serpong Park, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, pada Rabu (12/7/2023) subuh.
"Mirisnya pelaku yang telah dilaporkan ke polisi oleh keluarga korban dibebaskan dengan alasan tindak pidana ringan," tulis keterangan akun tersebut.
Dalam narasi juga dijelaskan jika pelaku disebut terus menerus memukuli korban padahal sudah tidak berdaya di bagian wajah. "Tanpa sebab pasti, terus menerus memukuli korban yang sudah tidak berdaya hingga mengalami luka parah pada bagian wajah. Tidak hanya itu, pelaku juga menyeret korban dari halaman hingga ke dalam rumah," tulis dia.
Baca Juga : Munculnya Baliho Anies-AHY sebagai Pasangan Capres dan Cawapres, Keduanya Kompak Angkat Suara
"Aksi brutal pelaku terhenti setelah pengurus lingkungan keluar dan melerai namun pelaku yang masih tersulut emosi bahkan terus berusaha menantang, beruntung tidak ada satupun pengurus yang terpancing oleh pelaku," imbuh keterangan akun tersebut.
Menurut narasi akun tersebut, pada Kamis (13/7/2023) ibu korban mendengar suara pintu terbuka, saat diperiksa terlihat pelaku sudah berada di dalam kamar korban dengan kondisi korban sudah terluka parah pada bagian hidung.
Disebutkan juga ibu korban sudah berusaha melerai. Namun malah ikut terkena pukul pelaku di bagian kepala. "Melihat itu, korban berusaha mencari pertolongan dengan kabur lewat jendela namun dikejar hingga akhirnya tertangkap di halaman dan menjadi pelampiasan kemarahan pelaku," tulis keterangan akun tersebut.
"Korban pun ditindih dan terus dipukuli pelaku, tetangga yang mendengar suara kegaduhan berhamburan keluar dan langsung menolong korban serta menangkap pelaku," imbuh keterangannya.