JATIMTIMES - Gelaran Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) I Jawa Timur diproyeksi bisa mendongkrak geliat pariwisata di Kota Malang. Bahkan, diperkirakan gelaran tersebut bakal mendongkrak pariwisata di Kota Malang hingga pengujung 2023.
Pasalnya, melalui ajang yang digelar sejak 27 Mei hingga 30 Mei 2023 ini, diperkirakan setidaknya akan ada 10 ribu warga yang bertandang ke Kota Malang. Tentunya, hal itu lah yang ditangkap sebagai peluang untuk mendongkrak kunjungan wisata di Kota Malang.
Baca Juga : Lagi-Lagi Kejutan Belanja, Beli Cat Lenkote di Graha Bangunan Ada Hadiah Spesial untuk Customer
"Ini (FORDA I Jawa Timur) kan sudah dipersiapkan sejak lama. Ramainya, geliat pariwisata seperti di kayutangan semakin hidup. Dan itu sudah nampak juga sebelum ada event ini," jelas Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disporapar) Kota Malang Baihaqi, Sabtu (27/5/2023) malam.
Baihaqi mengatakan, meskipun secara geografis Kota Malang tidak memiliki wisata berbasis potensi alam, bukan berarti Kota Malang tak punya cara untuk mendongkrak pariwisata. Salah satunya dengan menggelar event, termasuk gelaran FORDA I Jawa Timur ini.
"Karena Kota Malang kan tidak punya destinasi wisata alam, maka kita harus aktif menggelar event. Itu nanti juga akan ada beberapa yang ditetapkan menjadi event tahunan," jelas Baihaqi.
Bahkan menurutnya, hal tersebut menjadi bagian semangat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk menumbuhkan pariwisata. Dimana hal tersebut juga bermuara pada terungkitnya perekonomian bagi masyarakat.
"Maka ini bagian dari semangat Pemkot Malang untuk menumbuhkan pariwisata yang mana itu juga berdampak pada peningkatan ekonomi," imbuh Baihaqi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Wali Kota Malang Sutiaji. Sebenarnya, dalam gelaran FORDA ada sebanyak 2.200 pegiat olahraga yang terlibat. Namun menurutnya, masyarakat yang datang ke Kota Malang dengan gelaran itu tentu lebih dari jumlah tersebut.
Baca Juga : Malang One Zero Nine Vol 2 Digelar, Kayutangan Heritage Ditutup
"Kan tentu ada official, kerabat dan sanak saudaranya yang ikut. Tentu pasti butuh tempat tinggal butuh makan, mesti butuh jajan. Dan pasti ada perputaran ekonomi yang terjadi. Dan ini yang saya kira, nanti akan menjadi kekuatan kita semua," jelas Sutiaji.
Sementara terkait potensi pariwisata, menurutnya juga akan berdampak hingga ajang FORDA I Jatim usai digelar. Sebab dirinya meyakini, puluhan ribu masyarakat yang datang tentu berkeinginan untuk bisa lebih berkunjung ke Kota Malang. Namun saat ini ada keterbatasan waktu.
"Kalau saat ini kan hanya 4 hari, waktunya terbatas. Tentunya tidak menutup kemungkinan, sebagian dari yang berkunjung saat ini akan berkunjung lagi," imbuh Sutiaji.