free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

Begini Langkah Bupati Gresik Cegah Kasus Stunting

Penulis : Syaifuddin Anam - Editor : Yunan Helmy

08 - May - 2023, 21:37

Loading Placeholder
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyerahkan bantuan pangan kepada warga di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik, Senin (8/5/2023).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten Gresik terus berupaya menurunkan kasus stunting. Yakni dengan memperkuat tim pendamping keluarga (TPK) pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Pemerintah juga memberikan bantuan pangan kepada keluarga risiko stunting berlangsung di Balai Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Senin (8/5/2023).

Baca Juga : Anti Macet, Venesia Itali Miliki Ambulans Jalur Sungai untuk Emergency

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, kasus stunting baru dengan kasus kesembuhan cenderung lebih tinggi yang sembuh.

Berdasarkan hasil survei status gizi di Indonesia tahun 2022, prevelensi stunting berada di angka 21,6%.

Pencegahan terus dilakukan melalui gerakan pemberian tablet penambah darah kepada usia remaja setiap Jumat. 

"Ini artinya ada pencegahan para calon pengantin muda agar saat menikah bayi yang dilahirkan tidak berisiko stunting," ungkapnya.

Selain itu, ada  gerakan bapak asuh. Gus Yani mengajak para dermawan menjadi bapak asuh dengan menyisihkan Rp 10 ribu per hari untuk kebutuhan protein hewani yang diberikan kepada anak berisiiko stunting.

"Treatment-nya selama 90 hari dengan memberikan tambahan gizi secara stimulan kepada anak berisiko stunting. Serta rutin melakukan pengukuran secara berkala oleh kader dengan didukung alat yang memadai," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Gresik telah bersinergi dengan Kantor Pos sebagai operator pendistribusian penyaluran bantuan pangan nasional berupa 10 butir telur dan 1 potong ayam dan dari Baznas Gresik berupa sembako, kacang hijau, susu, dan beras.

Baca Juga : Sempat Ragukan Ida Dayak, Pesulap Merah Akhirnya Minta Maaf

"Ada 38 kasus stunting di Desa Randuagung. Ini harus diselesaikan dengan pendataan, menimbang bayi secara rutin serta memberi tambahan makanan yang mengandung protein pada anak," imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik Titik Ernawati menyampaikan, pemahaman tentang 1.000 HPK dalam penurunan stunting kepada TPK maupun keluarga risiko stunting.

"TPK bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga berisiko stunting," ujarnya.

Selain itu, ada penyerahan cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 39 keluarga risiko stunting berupa 1 ekor ayam, 1 pack telur (10 butir) dan sembako dari Baznaz Kabupaten Gresik.

"Peserta kegiatan terdiri dari 21 tim pendamping keluarga dan 39 orang penerima manfaat," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Syaifuddin Anam

Editor

Yunan Helmy

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---