JATIMTIMES - Peringatan hari lahir (harlah) Rumah Sedekah Nahdlatul Ulama (NU) yang kedua menjadi dorongan bagi semua mitra yang tergabung dalam Rumah Sedekah NU untuk terus berbuat baik dengan bersedekah.
Aksi bersedekah yang terus digaungkan oleh Rumah Sedekah NU ini pun hingga saat ini telah menggerakkan kurang lebih 40 sampai 50 mitra yang berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan. Mulai dari pengusaha, praktisi, akademisi, hingga tenaga profesional di bidangnya.
Baca Juga : Mahfud dan Tito akan Resmikan GKI Hari Ini
Salah satu mitra yang telah bergabung dengan Rumah Sedekah NU selama dua tahun ke belakang yakni ada Owner Meteor Cell, Zainuddin Ahmad Makky.
Zainuddin pun merasa bersyukur dan senang dapat bergabung sebagai mitra di Rumah Sedekah NU selama dua tahun. Pasalnya, dengan bergabung Rumah Sedekah NU sebagai mitra, pihaknya banyak sekali mendapat teman baru dari berbagai latar belakang pekerjaan.
"Alhamdulillah selama saya bergabung dengan Rumah Sedekah, saya mendapat banyak sekali kawan-kawan saya yang ternyata mereka ini punya pengaruh di wilayahnya masing-masing," ungkap Zainuddin, Sabtu (8/4/2023).

Alumnus Universitas Islam Malang (Unisma) ini mengatakan, dengan bergabung sebagai mitra di Rumah Sedekah NU, dirinya juga bisa mendapatkan wadah yang tepat untuk menyalurkan sedekah dari sebagian harta yang dimiliki untuk anak-anak yatim maupun masyarakat yang membutuhkan.
Disinggung alasan Zainuddin memutuskan untuk bergabung dengan Rumah Sedekah NU, dirinya mengatakan bahwa alasan yang paling mendasari adalah profil dari sang inisiator Rumah Sedekah NU KH Noor Shodiq Askandar.
"(Bergabung dengan Rumah Sedekah NU) karena profil guru saya Gus Shodiq, guru kebanggaan kami, kedua banyak kawan-kawan muslim yang sepemikiran dengan kita," ujar Zainuddin.
Baca Juga : Peringati Harlah Kedua, Rumah Sedekah NU Gelar Buka Puasa dengan Anak Yatim dan Para Mitra
Selain itu, alasan kedua Zainuddin bergabung dengan Rumah Sedekah NU, terkait tagline yang diusung oleh KH Noor Shodiq Askandar pada Rumah Sedekah NU yakni "Sedekah Itu Seperti Ngopi, Nikmat dan Menyemangati".
"Sesuai dengan tagline Gus Shodiq, bersedekah itu seperti ngopi. Nah ini yang saya senangi disini dan juga banyak kawan-kawan kita yang akan selalu mengingatkan kita tentang arti sedekah," tutur Zainuddin.
Sementara itu, pada momentum harlah kedua atau memasuki tahun ketiga Rumah Sedekah NU ini, Zainuddin berharap konsep dari Rumah Sedekah NU dapat menjadi percontohan nasional.
"Istilahnya ke depan tidak hanya kuat di Malang tapi bisa sampai tingkat nasional. Tentunya kalau tingkat nasional, dengan menggunakan sistem manajemen yang kita harapkan lebih bagus lagi," pungkas Zainuddin.