Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Mas Dhito Ganti Destination Branding 'Kediri Lagi' Jadi 'Kediri Berbudaya'

Penulis : Eko Arif Setiono - Editor : Dede Nana

25 - Mar - 2023, 19:27

Mas Dhito saat melaunching destination branding. (Foto : istimewa)
Mas Dhito saat melaunching destination branding. (Foto : istimewa)

JATIMTIMES - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana merubah destination branding Kabupaten Kediri dari tagline Kediri Lagi menjadi Kediri Berbudaya. Mas Dhito sapaan akrab Bupati Kediri ini meresmikan destination branding ini di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) tepat di hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1219. 

Mas Dhito mengungkapkan alasan dirinya mengubah destination branding ini karena berbudaya merujuk pada akal dan budi pekerti yang maju. “Yang tadinya Kediri Lagi menjadi Kediri Berbudaya,” tuturnya, Sabtu (25/3/2023).

Baca Juga : Banner Rekrutmen Caleg Berhadiah Rp 500 Juta Milik PAN Tulungagung Hilang Misterius

Pihaknya menyebutkan perubahan tagline destination branding ini didasari karena kayanya budaya di Kabupaten Kediri. Selain itu, Kediri ini juga dianggap menjadi ibunya peradaban di Indonesia. Sehingga, tagline Kediri Berbudaya dinilai cocok dengan kondisi dan potensi dari kabupaten yang berpenduduk lebih dari 1,5 juta jiwa itu. 

“Berbudaya itu didasari dari banyaknya peninggalan sejarah. Kurang lebih 509 peninggalan sejarah, situs, arca ada di Kediri,” kata bupati muda yang gemar mengendarai vespa. 

Meski demikian, lanjut Mas Dhito, tagline berbudaya ini tidak hanya ditujukan untuk peninggalan sejarah saja, melainkan punya arti luas. “Tidak hanya sekadar seni dan budaya. Ada juga budaya toleransi, budaya kerja, disiplin, dan sebagainya,” imbuh Mas Dhito. 

Di sisi lain, ayah satu anak ini mengungkapkan dengan tagline baru ini pihaknya juga akan memutus ego-ego sektoral dengan membentuk tim lintas sektor. Tim ini nantinya ditugasi untuk memecahkan isu-isu pembangunan. Seperti persoalan sampah, stunting, infrastruktur, hingga pelayanan publik. 

“Jadi saya minta tim lintas sektor yang ada di internal pemerintah kabupaten untuk memutus budaya-budaya ego sektoral,” tegasnya. 

Baca Juga : BI Kediri Gelontorkan Rp 5,1 Trilliun untuk Layanan Tukar Uang Baru Jelang Lebaran

Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Mohamad Solikin menambahkan, supaya  tagline baru ini bisa cepat tersebar menggantikan tagline Kediri Lagi maka pihaknya akan melibatkan pemerintah desa. 

“Selain melalui media, kita akan melibatkan kepala desa. Apalagi perwakilan kepala desa hari ini sudah diundang di acara (launching destination branding) ini,” pungkasnya (ADV).


Topik

Pemerintahan bupati kediri kediri berbudaya destination branding kab kediri mas dhito


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Eko Arif Setiono

Editor

Dede Nana