JATIMTIMES - Hari kelima perjalanan umrah anak yatim bersama Rumah Sedekah NU dan mitra adalah memulai perjalanan menuju Makkah untuk menunaikan ibadah umrah yang pertama.
Setelah miqot di Bir Ali, rombongan menuju stasiun kereta cepat untuk menuju Makkah. Alternatif transportasi ini dipilih karena di samping efisiensi waktu, juga ingin membahagiakan anak yatim dengan perjalanan yang istimewa.
Baca Juga : Awal 2023, Tingkat Inflasi Kota Kediri Terpantau Stabil
Mengapa demikian? Karena kebanyakan jamaah umrah menggunakan bus dengan kisaran waktu lima sampai dengan enam jam. Sementara, jika menggunakan kereta cepat, hanya dua setengah jam perjalanan.
Sesampainya di Makkah, rombongan langsung makan malam dan kemudian bersih-bersih badan untuk persiapan memulai umrah.
Tepat pukul 22.00 dimulai dengan tawaf (memutari Kakbah tujuh kali), diteruskan dengan sa'i (jalan kaki dan berlari kecil antara Bukit Sofa dan Marwah), dan kemudian diakhiri dengan tahalul.
Alhamdulillah selama perjalanan ibadah ini, para anak yatim sehat dan semangat untuk dapat menjalaninya dengan baik. "Kita bersyukur, perjalanan ibadah umrah yang pertama ini berjalan dengan baik. Semoga menjadi umrah yang maqbul, amin ya rabbal alamin," ungkap Agus Susanto selaku koordinator kegiatan umrah anak yatim bersama Rumah Sedekah NU dan mitra tahun ini.
Baca Juga : Kemenag Kota Malang Ungkap Penyebab Tren Pendaftar Haji Terus Meningkat
Umrah kedua insya Allah akan dilakukan pada hari Sabtu (11/2). "Mohon doanya, semoga semua sehat dan bisa menjalani ibadah umrah yang kedua dengan sehat, kuat, dan tetap semangat," kata Agus yang juga pemilik Warung Kasemo Dau.