JATIMTIMES - Rumah dinas Wali Kota Blitar dirampok pada Senin (12/12/2022) kemarin. Dari perampokan itu, sejumlah perhiasan milik istri Wali Kota Blitar raib. Uang senilai Rp 400 juta rupiah juga habis dibawa rampok.
Tak hanya itu, rampok juga menyekap Wali Kota Blitar Santoso dan istrinya. Komplotan perampok itu juga mengambil handphone (HP) milik Wali Kota Blitar.
Baca Juga : Polres Gresik Jemput Paksa Terduga Pelaku Sodomi
Awalnya, HP tersebut diduga diambil dan dibawa komplotan rampok itu. Namun ternyata, HP tersebut dibuang di keranjang sampah kamar Wali Kota Blitar.
Ponsel itu ditemukan saat polisi melakukan penyisiran di TKP.
"Tim olah TKP menyisir lokasi, sudah kita dapatkan (HP)," kata Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Totok Suharianto, dilansir detikJatim (13/12/2022).
Totok menduga, setelah para rampok itu mengambil HP milik Wali Kota Blitar, mereka langsung membuangnya. Namun tidak dengan uangnya.
"Kemungkinan HP-nya diambil dan dibuang ke tempat sampah. HP-nya ditinggal, tapi uangnya diambil," katanya.
Sebelumnya, ponsel pribadi milik Wali Kota Blitar diduga hilang dibawa kabur pelaku perampokan.
HP itu awalnya disimpan di dalam tas milik Wali Kota Blitar bersama dengan uang senilai Rp400 juta.