JATIMTIMES - Isak tangis iringi pemakaman Farzah Dwi Kurniawan Jhovinda sejak di rumah duka. Farzah menjadi korban meninggal ke-135 dalam tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu.
Sepasang kembang mayang juga tampak berada di depan iring-iringan pengantar jenazah. Kembang mayang itu debagai tanda bahwa almarhum belum pernah menikah.
Baca Juga : Jadi Korban Ke-135 Tragedi Kanjuruhan, Frazah Ternyata Baru Pertama Nonton ke Stadion
Almarhum Farzah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mojolangu, Lowokwaru. Tak jauh dari rumahnya yang berada di Jl Sudimoro Utara.
Jenazah Farzah diantarkan pengiring dengan berjalan kaki. Dengan jarak kurang lebih 3 kilometer dari rumah duka ke makam, pengiring melantunkan kalimat tahlil.
Almarhum Farzah yang sebelumnya diyatakan covid-19 sempat dikabarkan akan dimakamkan dengan protokol kesehatan (prokes). Namun sejumlah suporter Arema FC keberatan dengan hal tersebut.
Sehingga, pada Minggu (23/10/2022) malam, beberapa suporter berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang agar jenazah Farzah dapat dibawa pulang dan dapat dimakamkan dengan normal.
Baca Juga : Bertambah 1, Total Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan 135 Orang
Namun akhirnya, jenazah Farzah dapat dimakamkan dengan normal, tanpa menggunakan prokes. Bahkan tidak tampak petugas pemakaman covid-19 berseragam lengkap seperti saat kasus covid-19 berada di puncak.
Sementara itu, tetangga Farzah, yakni Amanda Febriani Putri, mengatakan, semasa hidup, Farzah dikenal sebagai sosok orang yang baik. Selain itu, Farzah dikenal sebagai pribadi yang penurut kepada orang tua dan ramah. Dia juga dikenal berprestasi di sekolah.