JATIMTIMES - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Madiun terus berkampanye Gerakan Masyarakat Makan Ikan (GEMARIKAN). Selain menaikkan konsumsi makan ikan, hal itu juga bertujuan untuk pengentasan stunting.
Dalam keterangannya Wali Kota Madiun Maidi sebagai Orang nomor satu di Kota Madiun itu mengatakan bahwa pemerintah hadir dalam menihilkan stunting. Salah satu caranya dengan mengampanyekan makan ikan.
Baca Juga : Bupati Blitar Serahkan Bantuan Bedah Rumah Program Baznas
“Setiap hari jangan lupa makan ikan. Pemerintah hadir, ibu yang punya anak stunting tidak boleh mikir belanja, tiap minggu saya kasih voucher, beras, telor, ikan, vitamin, buah dan sayur untuk dimasak di rumah,” kata wali kota, Kamis (6/10).
“Supaya lebih banyak yang konsumsi ikan, ikan yang di Pasar Besar dan Pasar Sleko juga akan saya subsidi,” ungkapnya.
Untuk diketahui, saat ini tingkat konsumsi ikan di Kota Madiun masih di angka 31 persen dari jumlah penduduk. Target yang ingin dicapai pemkot setempat yakni 50 persen masyarakat harus mengkonsumsi ikan tiap hari di rumah.
Baca Juga : KPU Kabupaten Tulungagung Sabet 4 Ketegori Penghargaan Tingkat Jawa Timur, Apa Saja?
“Semakin banyak yang konsumsi ikan, maka stunting nol dan generasi mendatang ini akan cerdas. Pola seperti ini yang akan kita lakukan,” pungkasnya.