26/11/2022 Bisnis Indonesia Goes To Campus 2022, Menyemai Literasi Keuangan Digital di Kampus ITS Surabaya | Jatim TIMES

Bisnis Indonesia Goes To Campus 2022, Menyemai Literasi Keuangan Digital di Kampus ITS Surabaya

Sep 17, 2022 13:17
Pemateri dan tamu undangan gelaran Bisnis Indonesia Goes to Campus 2022 saat berfoto bersama (Foto: Dokumentasi Bisnis Indonesia).
Pemateri dan tamu undangan gelaran Bisnis Indonesia Goes to Campus 2022 saat berfoto bersama (Foto: Dokumentasi Bisnis Indonesia).

Pewarta: Pipit Anggraeni | Editor: Sri Kurnia Mahiruni

JATIMTIMES - Bisnis Indonesia Group kembali menggelar Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) 2022 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya selama 15 - 16 September 2022.

Pada gelaran BGTC 2022 ini, Bisnis Indonesia ingin menyebarkan benih-benih literasi keuangan digital kepada kalangan muda milenial dan generasi Z dengan menghadirkan sejumlah narasumber yakni seorang financial planner Mimien Susanto, Brand Marketing Lead GoPay Faiz Fashridjal dan Merchant Business CVM Lead Bank Jago, Yusuf Aria Putera.

Baca Juga : Bank Jatim Lakukan Kerjasama dengan BKPSDM Lamongan

Redaktur Pelaksana Bisnis Indonesia, Gajah Kusumo menjelaskan BGTC merupakan sebuah program literasi yang ditujukan kepada milenial dan generasi Z sebagai tongkat estafet kemajuan bangsa untuk mengedukasi, menginspirasi dan memberikan pengetahuan terkait digitalisasi, finansial hingga jurnalistik.

“BGTC digelar sebagai upaya untuk mendekatkan mahasiswa dengan literasi dan inklusi keuangan dalam keseharian, sebab mahasiswa adalah agen perubahan yang diharapkan tercipta pemahaman atas produk digital dan manfaatnya sejak dini,” ujarnya dalam sambutan pembukaan BGTC 2022, Kamis (15/9/2022).

Dia menyebutkan, bahwa inklusi keuangan di Indonesia dalam beberapa tahun mengalami peningkatkan dari 76,19 persen pada 2019 menjadi 83,6 persen pada 2021. Namun sayangnya, perkembangan inklusi keuangan ini tidak diikuti dengan pertumbuhan literasi keuangan yang masih mencapai 38,03 persen pada 2019.

Untuk itu, lanjutnya, BGTC berkolaborasi dengan ITS untuk mendorong inklusi keuangan dan digital sehingga masyarakat khususnya mahasiswa dapat menangkap pertumbuhan ekonomi di era digital.

“Ekonomi digital adalah kunci utama dalam pemulihan ekonomi, dan disokong oleh milenial dan Gen. Melalui ajang ini, kami berterima kasih kepada ITS yang telah membuka pintu masuk untuk menyebar benih-benih literasi digital,” imbuhnya.

Selain digelar di Surabaya, BGTC 2022 juga akan digelar di berbagai kampung di Indonesia seperti di Bogor, Jakarta, Pekanbaru, Makassar, dan akan ditutup di Samarinda.

Dekan Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital atau Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) ITS, Imam Baihaqi mengatakan bahwa dunia digital mau tidak mau harus dihadapi. Saat ini dunia digital sudah mengalami transformasi yang cukup besar dan masif terutama terakselerasi oleh adanya pandemi Covid-19 sejak 2022.

“Jadi banyak perusahaan yang tadinya enggan bertransformasi digital akhirnya melaksanakan transformasi digital karena terpaksa, tapi kemudian terjadi contactless yang menjadi tantangan karena menyebabkan banyak jenis pekerjaan yang tidak lagi eksis, contohnya admin karena admin sudah bisa dilakukan secara digital dengan cepat,” jelasnya.

Baca Juga : Gubernur Khofifah Indar Parawansa Raih Penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia dari Ikatan Guru Indonesia 

Brand Marketing Lead GoPay Faiz Fashridjal mengatakan sejalan dengan hal itu, GoPay sebagai aplikasi keuangan digital juga berupaya mendorong keseimbangan antara inklusi dengan literasi keuangan.

“Salah satu program GoPay untuk mendorong literasi ini adalah program Finansiap yang bisa ditemukan di gopay.co.id/finansiap. Program ini menyajikan konsep finansial seperti perencanaan keuangan, pengelolaan tabungan,” katanya.

Merchant Business CVM Lead Bank Jago, Yusuf Aria Putera mengatakan sebagai bank digital, Bank Jago membagikan 4 resep perencanaan keuangan kepada mahasiswa ITS.

Pertama, catat secara disiplin setiap pengeluaran sehari-hari. Kedua, perencanaan dengan aturan utang tidak boleh lebih dari 30 persen. Ketiga, disiplin dan konsisten serta sabar dalam menjalankan cara pertama dan kedua. Keempat, menggunakan aplikasi untuk memudahkan hidup.

“Selama ini masyarakat masih kesulitan dalam mengatur keuangan, susah melakukan alokasi anggaran dan susah melakukan transfer/transaksi. Berangkat dari masalah itu, Bank Jago hadir untuk memberikan solusi digital untuk memudahkan budgeting keuangan,” ujarnya.

Judul berita Bisnis Indonesia Goes To Campus 2022, Menyemai Literasi Keuangan Digital di Kampus ITS Surabaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
bisnis indonesia group bisnis indonesia

Berita Lainnya