Tak Pulang Sehari, Pria di Tulungagung ini Ditemukan Tewas Tengkurap di Sungai | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Tak Pulang Sehari, Pria di Tulungagung ini Ditemukan Tewas Tengkurap di Sungai

Aug 17, 2022 18:26
Warga saat melihat mayat korban SM (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)
Warga saat melihat mayat korban SM (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)

JATIMTIMES - Seorang pria yang diketahui berinisial SM (48) warga RT 1 RW 2, Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung ditemukan terapung di sungai. Penemuan ini awalnya diketahui oleh Saiful (59) warga sekitar yang sedang memberi makan ikan gurame miliknya.

Menurut Saiful, saat dirinya berada di kolam ini ada dua orang yang sedang memancing di hulu sungai.

Baca Juga : Bupati Tulungagung Beber Makna Tema HUT  RI Ke-77

"Diketahui saat mancing, dikira boneka tapi setelah saya lihat itu orang," kata Saiful.

Melihat hal ini, Saiful berusaha menghubungi keluarga. Namun, orang tua Saiful sedang tidak ada dirumah.

"Kemudian salah satu warga menghubungi polisi untuk dilakukan evakuasi," ujarnya.

Setelah dievakuasi, jenazah SM kemudian dinaikkan dan dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi.

"Ditemukan sekitar pukul 15.00 wib, sudah langsung dikenali. Dari keterangan orang tuanya, sejak sehari sebelumnya korban ini tidak pulang ke rumah," kata Kapolsek Sumbergempol, Iptu Guruh Yudhi Setiawan SH.

Lanjut Kapolsek, SM mempunya riwayat sakit berupa epilepsi atau ayan.

"Diduga jatuh ke sungai saat mencangkul, di lokasi ditemukan bekal (makanan) dan cangkul dengan memakai kaos warna hijau," ungkapnya.

Baca Juga : Hadiri Upacara HUT ke-77 RI, Ketua DPRD Suwito : Kunci dari Kebangkitan Ekonomi Adalah Sinergitas

Korban SM sendiri menurut Iptu Guruh bekerja serabutan. Selain sering terlihat mencari ikan, SM juga sering dimintai tetangga jika ada pekerjaan yang bisa dilakukan.

"Korban bekerja serabutan, kadang mencari ikan tapi juga jika ada tetangga menyuruh ia juga melakukan," jelasnya.

Petugas dari identifikasi Polres Tulungagung dan petugas dari Puskesmas Bendilwungu juga datang untuk memeriksa jenazah.

"Tidak ditemukan tanda kekerasan, korban meninggal murni akibat epilepsi. Keluarga menerima kejadian ini dan menganggap sebagai musibah," imbuhnya.

Dengan membuat surat keterangan, keluarga meminta tidak dilakukan otopsi dan selanjutnya dimakamkan bersama warga sekitar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
penemuan jenazah penemuan jenazah di tulungagung

Berita Lainnya