JATIMTIMES - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri bakal lakukan evaluasi secara besar-besaran terhadap masing-masing cabang olahraga (cabor) yang dinaunginya.
Hal ini menjadi upaya KONI Kabupaten Kediri dalam mempersiapkan diri menghadapi ajang Pekan Olarhraga Provinsi (Porprov) Jatim VIII tahun 2023.
Baca Juga : Dugaan Penyelewengan Dana Umat, Presiden hingga Manajer Operasional ACT Kembali Diperiksa Bareskrim Hari Ini
Dedi Kurniawan, ketua KONI Kabupaten Kediri, mengaku akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah cabor yang dinilai kurang maksimal di ajang Porprov VII 2022 kemarin. Terutama bagi cabor beregu yang dinilai memberikan beban pembiayaan yang begitu besar dibandingkan dengan cabor perorangan.
Menurut Dedi, bagi cabang olahraga beregu yang kurang berkontribusi memberikan medali, maka pembiayaan di cabor tersebut nantinya akan dialihkan ke cabor perorangan yang dinilai lebih memiliki peluang besar dalam menambah jumlah torehan medali. Misalnya cabor baru yang dipertandingkan di Porprov VII. Apalagi, KONI Kabupaten Kediri belum memiliki atlet maupun potensi dari cabang olahraga tersebut, di antaranya sepatu roda, handball (bola tangan), gateball, dansa, dan biliar.
"Pekerjaan rumah yang harus segera kami pikirkan ke depan yaitu membentuk potensi cabor-cabor baru itu, yang saat ini Kabupaten Kediri belum memiliki. Kami akan segera rapatkan barisan dan berkoordinasi, bagaimana caranya untuk bisa membentuk cabor baru tersebut," kata Dedi.
Menurut Dedi, menggali potensi di cabor baru tersebut dinilai penting mengingat potensi dari jumlah medali yang diperebutkan dalam nomor pertandingan di cabor tersebut dinilai banyak.
"Jadi, kami nanti akan coba mengundang para pecinta maupun senior-senior di cabor tersebut untuk membicarakan pembentukan di masing-masing cabor itu. Bila hal itu bisa kita lakukan, maka ke depan untuk perolehan jumlah medali kita akan terbantu lewat cabor-cabor ini ," ungkapnya.
Baca Juga : Pemain Arema FC Masih Coba Pahami Cara Main Abel Camara
Lebih lanjut, Dedi menilai kurang maksimalnya perolehan medali kontingen Kabupaten Kediri di Porprov VII kemarin salah satunya disebabkan oleh faktor munculnya cabor baru. Kontingen Kabupaten Kediri tidak memiliki atlet maupun potensi di cabor tersebut.
"Jadi kembali saya tegaskan, kami akan coba membentuk cabor-cabor baru ini. Mudah-mudahan apa yang menjadi usaha kami ini dapat maksimal di kejuaran porprov tahun selanjutnya," imbuhnya.