JATIMTIMES - Kematian ST (66) penjual Sapu asal Desa Bendiljati Kulon yang tewas tertabrak kereta api di Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Menurut keterangan Mustangin (36) salah satu relawan penjaga perlintasan kereta api, ia telah memberi peringatan dan berusaha menyetop ST yang berjalan dari arah utara menuju selatan.
"Saya teriaki, dia sudah berhenti tapi maju-maju terus," kata Mustangin, di TKP, Senin (20/6/2022).
Baca Juga : Potong Tumpeng HUT Kota Mojokerto, Ning Ita Teteskan Air Mata untuk Mereka yang Berjasa
Mustangin tetap di posisinya di selatan rel saat kereta api Dhoho 355 Nomor Loko CC 2017707 semakin mendekat ke tempat ia berdiri.
"Saya tetap di selatan, sudah saya minta berhenti tapi maju dan maju lagi sampai kereta mendekat dan kemudian saya tidak melihat lagi karena tertutup gerbong," ujarnya.
Begitu kereta semakin jauh melintas, Mustangin melihat ST tergeletak dengan jarak 6 meter dari tempatnya berhenti.
"Saya datangi dan sudah tidak ada (meninggal dunia)," ungkapnya.
Dari keterangan Mustangin, selain terpental jauh ST diduga sempat membentur besi pembatas yang berada di bagian Utara sebelah barat jalan perlintasan itu.
Di lokasi ini, ada 5 relawan yang setiap hari ikut menjaga perlintasan tanpa palang pintu ini.
Dari olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian, Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori mengatakan kejadian kecelakaan kereta api ini terjadi pada Senin (30/6) pukul 14.10 wib.
Baca Juga : Kepesertaan JKN di Tulungagung Capai 69,59 Persen. Didominasi Segmen PBI-JK, PPU dan PD Pemda
Saat itu, ST kakek yang berprofesi sebagai penjual sapu keliling ini hendak melintas dari Utara ke Selatan dengan menggunakan sepeda motor Honda AG 5514 TN.
Sedangkan mereta Api Dhoho 355 Nomor loko CC 2017707 di masinisi oleh Frendy Errik dan asistennya Koko Nurul.
"Semula sepeda motor berjalan dari arah utara menuju kearah selatan, sedangkan Kereta Api berjalan dari arah timur menuju kearah barat," ucapnya.
Sesampainya di TKP oleh karena di duga pengendara sepeda motor pada saat berjalan melintasi persimpangan KA tanpa palang pintu dari arah utara kearah selatan kurang memperhatikan Kereta Api Dhoho yang sedang berjalan dari arah timur menuju ke arah barat akhirnya terjadi kecelakaan.
"Pengendara motor MD di tempat, kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami rusak ringan," pungkasnya.