01/12/2022 Hikmah Bafaqih: Negara Butuh Penolong dari Desa | Jatim TIMES

Hikmah Bafaqih: Negara Butuh Penolong dari Desa

Jun 11, 2022 18:24
Anggota DPRD Provinsi Jatim, Himmah Bafaqih saat menyampaikan paparannya. (Foto: Istimewa).
Anggota DPRD Provinsi Jatim, Himmah Bafaqih saat menyampaikan paparannya. (Foto: Istimewa).

Pewarta: Riski Wijaya | Editor: Sri Kurnia Mahiruni

JATIMTIMES - Negara saat ini membutuhkan orang-orang baik dan penolong di tingkat desa maupun dusun. Para "helper" tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dalam memecahkan kebuntuan demi kebuntuan yang terjadi di tataran pembangunan dan pemberdayaan di masyarakat paling bawah, yaitu desa. 

Hal ini disampaikan oleh Hikmah Bafaqih anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) di acara Peningkatan Kapasitas Pendamping Desa Kabupaten Malang dan Kota Batu di Balai Diklat Singosari, Sabtu (11/6/2022).

Baca Juga : Tiba di Indonesia Besok, Jenazah Eril akan Dikawal Polri hingga Proses Pemakaman 

 

"Negara butuh helper-helper di tingkat desa. Orang-orang baik dan penolong berbasis desa dan dusun," ucapnya saat memberikan materi Wawasan Kebangsaan Pendamping Desa dan Penguatan Desa Ramah Anak. 

Para helper tersebut, lanjut Bafaqih, bisa diemban oleh para pendamping desa yang notabene merupakan tokoh-tokoh lokal yang ada di desa. Di mana, melaluinya berbagai persoalan yang hidup di masyarakat, misalnya terkait masyarakat marginal, bisa dijembatani dan dicarikan solusinya secara kontinyu. 

Pernyataan tersebut tak lepas dari fenomena nyata bahwa kasus-kasus yang berhubungan dengan masyarakat marginal masih kerap terjadi di setiap tempat. Sebut saja terkait perdagangan manusia, LGBT, hak-hak difabel yang masih tertatih-tatih diwujudkan pemerintah. Atau terkait ketidaktahuan warga miskin atas akses dan hak kesehatan. 

"Itu perlu kita semua dan pendamping desa bisa berperan dalam fasilitasi, advokasi warga marginal tersebut," ujar Bafaqih. 

Lanjutnya, pemberdayaan masyarakat marginal kerap hilang dan sunyi saat program selesai. "Ini persoalan sistem. Karenanya membangun sistem menjadi penting. Di sini negara membutuhkan helper-helper, salah satunya pendamping desa," imbuhnya. 

Baca Juga : Bank Jatim Bantu Renovasi 55 Bedak Pasar yang Terbakar Lewat Program CSR 

 

Tak hanya menyampaikan harapan besar kepada pendamping desa untuk menceburkan diri pada persoalan-persoalan masyarakat marginal, Bafaqah juga menyampaikan terkait kegiatan Wawasan Kebangsaan dari wakil rakyat akan diperbanyak frekuensinya. Di mana, awalnya dilakukan satu bulan 2 kali menjadi 4 kali. 

"Wawasan kebangsaan menjadi penting dalam menghadapi 2024," tandasnya di hadapan ratusan pendamping desa se-Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Judul berita Hikmah Bafaqih: Negara Butuh Penolong dari Desa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Pendamping Desa hikmah bafaqih

Berita Lainnya