Terus Disorot Tajam, Pemuda Blega Teriak Soal Sampah yang Berserakan  | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Terus Disorot Tajam, Pemuda Blega Teriak Soal Sampah yang Berserakan 

Jun 07, 2022 20:01
Tampak, jajaran pengurus KNPI Kec. Blega saat mendatangi Kantor Komisi C DPRD Bangkalan yang hadiri oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, Selasa (7/6) (Foto: Imam/JatimTIMES) 
Tampak, jajaran pengurus KNPI Kec. Blega saat mendatangi Kantor Komisi C DPRD Bangkalan yang hadiri oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, Selasa (7/6) (Foto: Imam/JatimTIMES) 

JATIMTIMES - Serakan sampah di Kabupaten Bangkalan nampaknya tidak hanya terjadi di sekitaran kota saja, ternyata juga terjadi di Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Kondisi itu dinilai sungguh miris dan membuat banyak pihak merasa tidak nyaman.

Ketua Komita Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Blega, Ahmad Hasin menuturkan, terjadinya serakan sampah itu dikarenakan tidak adanya tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di sekitaran pasar Blega. Akibatnya, warga sering membuang sampah sembarangan. 

Baca Juga : Percepatan TPA Regional, Pemkot Kediri Dapat Dukungan Penuh Lembaga Donor Jerman

Akibat dari itu, Ahmad Hasin bersama jajaran kepengurusannya mengadu kepda Komisi C DPRD Bangkalan, yang dihadiri oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. 

"Itu menjadi suatu problem, karena tidak ada TPS sehingga masyarakat membuang sampah di tempat sembarangan, bahkan sering terjadi tumpukan sampah di sungai Blega," kata Ketua KNPI Blega yang akrab disapa Hasin ini, Selasa (7/6/2022). 

Menurut Hasin, jika hal ini dibiarkan begitu saja tanpa adanya tindakan (Pengadaan TPS: red) di sekitaran Pasar Blega dari Pemerintah, maka akan terjadi dampak buruk terhadap sungai Blega.

"Dampak dari pembuangan sampah sembarangan itu membuat sungai menjadi dangkal sehingga ketika musim penghujan sering terjadi banjir," ungkapnya. 

Selain itu, kedatangannya ke Komisi C DPRD Bangkalan ini agar wakil rakyat mampu bekerja dengan baik, yakni dengan memfungsikan fungsi kontrolnya dengan memberikan teguran terhadap mitra dinasnya. 

"Minimal, Komisi C bisa memberikan teguran kepada dinas terkait supaya diberikan fasilitas TPS, sehingga masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga dengan adanya TPS nantinya, sampah bisa diangkut ke TPA," tegas dia. 

Sementara itu, Ketua Komis C DPRD Bangkalan, Efendi mengatakan, terkait persoalan sampah di sekitaran pasar Blega, sebetulnya itu menjadi kewenangannya Dinas Perdagangan. Akan tetapi, dia menilai KNPI tidak hanya fokus terhadap sekitaran pasar saja, melainkan sekitaran lingkungan Blega yang mengakibatkan sampah dibuang sembarangan hingga ke tepi sungai.

"Kebetulan di daerah pasar kewenangannya Dinas Perdagangan tapi teman teman secara spesifik tidak fokus terhadap tempat tapi lingkungan di Kecamatan Blega," jelas dia.

Menurut dia, DLH sudah melakukan pembebasan lahan  terkait TPS T yang berada di Desa Lombeng Dejeh, namun tidak dikerjakan tahun ini karena masih proses izin dan lain sebagainya. 

"Mungkin tahun depan bisa trealisasi," jelas dia.

Baca Juga : Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 7 Juni 2022, Bertemu di Kantor Polisi, Andin Menduga Amar jadi Pengacara Elsa

Efendi mengaku, terkait tidak adanya TPS di Kecamatan Blega selama bertahun-tahun dia mengaku sudah menyampaikan kepada DLH, namun menurut dia tidak akan terealisasi tahun ini. 

"Anggaran sudah berjalan jadi tidak mungkin terealisasi, tapi kita akan mencoba di perubahan PAK dan mengusulkan ke TPAPD Eksekutif untuk pengadaan TPS," tuturnya. 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan Anang Yulianto menyampaikan, terkait dengan penanganan sampah di Kecamatan Blega, pihaknya mengaku sudah melakukan berkoordinasi dengan ketua dan anggota Komisi C untuk bisa diusulkan di PAK.

"Jadi, untuk sementara waktu, pendanaan pengangkutan sampah di Blega sebagai solusi cepat sementara," kata dia 

Anang mengaku terkait TPS di Kecamatan Blega memang menjadi salah satu pilihan DLH untuk kawasan TPS Terpadu di wilayah timur. "Saya harap TPS Terpadu di Blega bisa menaungi 6 kecamatan, di daerah timur," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
penanganan sampah penanganan sampah bangkalan

Berita Lainnya