30/01/2023 Detik-Detik Waisak, Umat Buddha Banyuwangi Gelar Prosesi Pradaksina di Vihara | Jatim TIMES

Detik-Detik Waisak, Umat Buddha Banyuwangi Gelar Prosesi Pradaksina di Vihara

May 16, 2022 15:15
Ratusan umat Buddha Banyuwangi mengikuti prosesi Pradaksina dengan berjalan mengelilingi kompleks Vihara Damma Mukti Desa Yosomulyo. (Foto.Suwandi/JatimTIMES)
Ratusan umat Buddha Banyuwangi mengikuti prosesi Pradaksina dengan berjalan mengelilingi kompleks Vihara Damma Mukti Desa Yosomulyo. (Foto.Suwandi/JatimTIMES)

Pewarta: Suwandi | Editor: Yunan Helmy

JATIMTIMES - Momentum Waisak 2566 BE/2022 bagi umat Buddha Banyuwangi Jawa Timur untuk mengenang kembali nilai-nilai luhur ajaran Buddha. Dalam serangkaian peringatan Waisak ini, diadakan Pradaksina yakni berjalan memutari objek suci dengan membaca paritta dan beranjali. Senin 16/5/2022 

Sebelum melakukan Puja Bhakti Waisak, Umat Budha Desa Yosomulyo yang hadir melakukan prosesi Pradaksina, dengan berjalan mengelilingi kompleks Vihara Damma Mukti, Pepunden Sumber Jeding, searah jarum jam menjelang matahari terbit. 

Kesakralan ritual itu dipimpin Romo Vijjadammo, diikuti para pengurus berbaris di depan mengenakan udeng kuning. Disusul ratusan umat berpakaian atas putih dan bawahan hitam.

Mereka membawa dupa  bunga, air. Ada  pula yang membawa beduk dan lonceng serta panji-panji Buddhis.

Baca Juga : Perlu Dicontoh, Berikut 6 Kebiasaan Rasulullah Saat Minum Demi Mendapat Keberkahan

Usai melakukan prosesi Pradaksina, umat Buddha meletakkan semua sesaji  yang dibawa di altar utama aula vihara. Kemudian dilanjutkan upacara Puja Bakti Waisak.

Romo Vijjadammo menyampaikan ritual Pradaksina dilaksanakan sebagai wujud penghormatan kepada Guru Agung Buddha. Hal ini dilakukan dengan tujuan memperoleh berkah kebajikan. 

"Adapun tema Trisuci Waisak 2566 tahun ini, Moderasi Beragama Membangun Kedamaian. Moderasi beragama sangat tepat diterapkan di tengah kehidupan dewasa ini, agar memberi kesempatan bagi umat Budaha dan umat beragama lain untuk melaksanakan agama masing-masing dengan sikap saling bertoleransi sehingga terbangunlah kedamaian hidup antar umat beragama di Indonesia," terang Romo Vijjadammo membacakan pesan Waisak dari Sañga Theravàda Indonesia. 

Keseimbangan pemahaman moderasi beragama menjadi kebutuhan untuk menemukan persamaan dalam perbedaan dan bukan mempertajam perbedaan dengan bersikap eksklusif. "Moderasi beragama menjunjung nilai kemanusiaan dan menghadirkan keseimbangan pemahaman agama di tengah masyarakat," lanjutnya.

Nilai kemanusiaan terdapat pada penerapan cinta kasih dan kasih sayang, dengan cara mengharap serta melakukan tindakan-tindakan yang mengarah pada kehidupan manusia yang bersahabat. Sebab, kata Romo Vijjadammo, kekerasan, ketakutan, penindasan, bahkan pembunuhan tidak mencerminkan penerapan cinta kasih dan kasih sayang. Sebaliknya kekerasan dapat menimbulkan konflik, ketegangan dan permusuhan sesama. Kekerasan bermula dari dorongan kebencian yang tak terkendali, memunculkan sikap ingin menguasai ataupun meniadakan yang lainya. 

"Bukan hanya terarah kepada individu, tetapi dapat pula ditujukan pada kelompok tertentu. Keseimbangan pemahaman agama memerlukan keluasan wawasan berpikir sehingga mampu memahami agama sesuai dengan konteks sejarah maupun perkembangan zaman," tandasnya

"Marilah umat Buddha sekalian melaksanakan moderasi beragama dengan menerapkan cinta kasih dan kasih sayang disertai kebijaksanaan, kesucian moral dan keteguhan pikiran, agar kotoran dapat dikurangi bahkan dilenyapkan sehingga terbangunlah kedamaian masyarakat di Indonesia," pungkasnya

Baca Juga : Manfaatkan Waktumu, Ternyata Hidup di Dunia Hanya 1,5 Jam

Di akhir kegiatan, seluruh umat yang hadir saling sampaikan salam, mengucapkan selamat hari raya dan saling memaafkan.
 

Judul berita Detik-Detik Waisak, Umat Buddha Banyuwangi Gelar Prosesi Pradaksina di Vihara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Perayaan Waisak Umat Buddha Banyuwangi

Berita Lainnya