Tidak Hanya Sapi, Virus PMK Juga Serang Domba di Kecamatan Padang Lumajang | Jatim TIMES

Tidak Hanya Sapi, Virus PMK Juga Serang Domba di Kecamatan Padang Lumajang

May 13, 2022 09:24
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lumajang, yang selama ini menjangkiti sapi, kini mulai menjangkiti sejumlah ternak domba di desa Kedawung Kecamatan Padang Lumajang (Foto : Asmadi/JatimTIMES )
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lumajang, yang selama ini menjangkiti sapi, kini mulai menjangkiti sejumlah ternak domba di desa Kedawung Kecamatan Padang Lumajang (Foto : Asmadi/JatimTIMES )

JATIMTIMES - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lumajang nampaknya tak hanya menjangkiti sapi. Bahkan kini, mulai menjangkiti sejumlah ternak domba di Desa Kedawung, Kecamatan Padang Lumajang.

Samsul, salah seorang pemilik domba tersebut mengatakan, awalnya dirinya tidak mengetahui jika 7 ekor dombanya terserang wabah PMK.

Baca Juga : Kapolsek Kalangbret Jelaskan Alasan Bawa Modin Karanganom Ke Polres Tulungagung

Walaupun tidak menyerang bagian kaki, namun penyakit tersebut justru menyerang bagian mulut dan hidung yang ditandai munculnya kutil dan borok di lidah.

“Awalnya satu ekor yang sakit, ternyata kemudian menyebar ke domba lainya, “ kata Samsul saat di temui di kandangnya, Jumat (13/5/2022) pagi.

Samsul menambahkan, ketujuh ekor dombanya tersebut mulai mengalami gejala sakit sejak hari Minggu (8/5). Awalnya Samsul curiga, kenapa rumput pakan ternaknya masih utuh tidak seperti biasanya.

“Tahunya saat hendak memberi makan rumput, ternyata masih utuh, setelah saya cek teryata mulut domba-domba saya muncul luka borok jadi gak nafsu makan,” katanya.

Karena khawatir, akhirnya Samsul langsung menghubungi dokter hewan langganannya agar domba miliknya segera mendapat penanganan dari tim medis. 

"Domba-domba ini sudah diobati sejak saya menghubungi dokter, kata dokter penyakit yang dialami domba saya itu akibat virus," ujarnya.

Sementara itu, Hairil Diani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lumajang membenarkan, kalau penyakit yang dialami oleh 7 ekor domba milik Samsul tersebut positif terjangkit virus PMK.

“Memang benar, saat ini ada kasus baru dimana virus PMK ini tak hanya menyerang ternak sapi, namun juga ternak domba seperti milik warga desa Kedawung ,” ungkapnya.

Baca Juga : Dimandikan dan disalati "Modin WIL", Warga Karanganom Enggan Takziyah dan Tahlil

Saat ini, lanjut Hairil, semua tim kesehatan hewan telah turun untuk melalukan upaya pemeriksaan, pengobatan dan upaya pencegahan penyebaran virus PMK.

“Seperti halnya penanganan pada sapi, tim kesehatan juga langsung melakukan upaya yang sama terhadap domba yang sakit,” tuturnya.

Untuk masyarakat agar tidak terburu-buru menjual ternaknya. Lebih baik melakukan pengobatan dengan cara penyemprotan cairan desinfektan.

“Jangan keburu dijual, dirawat dulu sampai sembuh biar tidak makin menyebar dan harga jualnya tetap tinggi,” pungkasnya.

Data yang di peroleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang pagi ini mencatat jumlah ternak sapi warga yang positif terjangkit wabah PMK terus bertambah dari 337 ekor menjadi 380 ekor, serta 7 ekor domba, yang tersebar pada 10 kecamatan di Kabupaten Lumajang.

10 Kecamatan ini adalah Senduro, Pasirian, Sumbersuko, Tempeh, Yosowilangun, Kunir, Padang, Rowokangkung, Klakah dan Sukodono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
wabah pmk penyakit mulut dan kuku sapi Kabupaten Lumajang

Berita Lainnya