07/02/2023 Dinilai Alami Kemajuan Pesat seperti Kota di China, Kemendikbudristek Gelar Diklat Kepemimpinan Nasional di Kota Mojokerto | Jatim TIMES

Dinilai Alami Kemajuan Pesat seperti Kota di China, Kemendikbudristek Gelar Diklat Kepemimpinan Nasional di Kota Mojokerto

May 12, 2022 15:37
Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat 2 Angkatan VI Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek RI.
Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat 2 Angkatan VI Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek RI.

Pewarta: Abdullah M | Editor: Yunan Helmy

JATIMTIMES - Kota Mojokerto menjadi daerah jujukan Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat 2 Angkatan VI Tahun 2022 yang diselenggarakan Kemendikbudristek RI.

 Perkembangan pesat Kota Mojokerto yang diiringi segudang prestasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Ika Puspitasari (Ning Ita) menjadi penyebab diselenggarakannya diklat yang berlangsung di Gedung Sabha Mandala Madya Pemerintah Kota Mojokerto, Kamis (12/5/2022) ini. 

Baca Juga : Heboh Bayi Lahir Putus Leher dan Lengan di Sulsel, Dokter Beri Penjelasan Ini

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Kemendikbudristek RI Amurwani Dwi Lestariningsih mengatakan, Kemendikbudristek bersama 30 peserta diklat dari lintas instansi se-Indonesia datang ke Kota Mojokerto ingin mengetahui apa yang menjadi penyebab Kota Mojokerto berkembang pesat. 

"Kami ingin belajar apa yang sudah dilakukan Pemkot Mojokerto yang dalam waktu singkat ini prestasinya luar biasa. Nah kami ngin menggali, mencari inside apa yang sudah dilakukan oleh pemkot  sehingga menumbuhkan motivasi partisipasi warga," ucap Amurwani. 

Menurut dia,  salah satu penyebab keberhasilan Pemkot Mojokerto adalah tingginya tingkat partisipasi warga dalam berkolaborasi dengan pemerintah kota. Tentunya hal itu tak lepas dari peran pemerintah kota dalam menjalankan visi misi pemerintahannya. 

Selain itu, mindset warga Kota Mojokerto saat ini telah banyak berubah. Padahal,  mindset paling tidak baru bisa berubah minimal lima tahun. 

"Ini saya lihat banyak sekali perubahan yang ada di Kota Mojokerto, seperti bagaimana kita mengubah sungai dari halaman belakang menjadi halaman depan. Nah programnya Ning Ita yang sudah banyak di-support oleh warga. Ini luar biasa,"  ungkap perempuan yang berasal dari daerah Gedek, Mojokerto, ini.

Kota Mojokerto, menurut Kemendikbudristek, dipilih sebagai lokasi diklat kali ini bukan tanpa alasan. Amurwani menyatakan Kota Mojokerto dipilih sesuai tema diklat "Membangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas yang Partisipatif dan Kolaboratif".  Kota Mojokerto dinilai merupakan kota di Indonesia yang dapat mewakili bagaimana pendidikan di Indonesia.

Amurwani mencontohkan, Pemkot Mojokerto di bawah kepemimpinan Wali Kota Ika Puspitasari ini telah berhasil mendistribusikan informasi tentang Soekarno di masa kecilnya pernah berada di Kota Mojokerto untuk mengenyam pendidikan serta keberadaan Majapahit. Semakin dikenalnya sejarah tentang Soekarno dan Majapahit, dapat menjadi tonggak pembangunan jati diri sebuah bangsa. 

"Itu menjadi sangat menarik bagi kita. Seorang wali kota, perempuan lagi, itu konsen kepada budaya, yang biasanya budaya itu dianggap sebagai hal yang sangat merepotkan," ujarnya. 

Baca Juga : Unggah Foto Gus Baha Pakai Logo DPR dan PKS, Mardani Dikecam Warganet

Amurwani juga menyebut, apresiasi layak dilayangkan kepada Pemkot Mojokerto karena tidak hanya menggarap tentang sejarah dan budaya, tetapi hampir seluruh bidang digarap dalam waktu yang hampir bersamaan. 

"Di sini saya lihat semua berjalan. Tidak hanya di Dinas Pendidikannya, karena tadi ngobrol-ngobrol di kelasnya ada CCTV-nya. Wah kayak di China ini. Di China itu semua kelas ada CCTV-nya. Orang tua melihat bisa dilihat sedang apa mereka (anak-anaknya)," pungkasnya. 

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, selama ini Pemkot Mojokerto terus berupaya memaksimalkan potensi yang ada. Misalnya menggali potensi sejarah Majapahit dan Soekarno di masa kecilnya. 

"Berawal dari potensi itulah, kami memiliki grand design yang kemudian grand design ini kami masukkan dalam usulan pembangunan yang masuk di Bappenas. Kemudian lahir Perpres 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi kawasan Jawa Timur," kata wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini. 

Ning Ita juga menyatakan, partisipasi masyarakat menjadi potensi yang terus digalakkan wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto itu. Untuk mendukung hal itu, Pemkot Mojokerto sengaja menggelar berbagai festival seperti Festival Mojotirto dan  Festival Mojobatik yang nantinya berseiring dengan kesejahteraan masyarakatnya. 

"Untuk mengajak menjadikan ini sebagai budaya yang lestari itu, dibutuhkan keistikamahan, kekonsistenan, dan inilah yang kita lakukan dari tahun ke tahun sembari infrastruktur kita siapkan dalam rangka mewujudkan sebuah miniatur Majapahit di Kota Mojokerto," tutur istri Supriadi Karima Syaiful ini.

Judul berita Dinilai Alami Kemajuan Pesat seperti Kota di China, Kemendikbudristek Gelar Diklat Kepemimpinan Nasional di Kota Mojokerto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Ning Ita wali kota mojokerto Ika Puspitasari

Berita Lainnya