JATIMTIMES - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kabupaten Blitar melakukan pengawasan atau monitoring dan evaluasi (Monev) dengan sasaran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) selaku Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani). Hal ini dilakukan dalam rangka pendataan kelompok tani di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Dispertapa Kabupaten Blitar Himawan Prabowo mengatakan, monev ke BPP merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Tujuanya untuk mengecek keaktifan kelompok tani. Serta untuk menemukan data kelompok tani yang sudah tidak aktif.
Baca Juga : Semakin Cantik, RTH Kanigoro di Kabupaten Blitar Dilengkapi Pasar Bunga
‘’Monev ini agenda rutin kita setiap enam bulan sekali. Sasaranya BPP di Kabupaten Blitar. Saat ini kita laksanakan di enam rayon,’’ kata Himawan kepada JATIMTIMES, Kamis (14/4/2022).
Himawan menambahkan, keaktifan kelompok tani dapat dilihat dari ada tidaknya pertemuan setiap bulan. Apabila ditemukan ada kelompok tani yang tidak aktif maka Dispertapa akan mengeluarkan vonis kebijakan secara tegas berupa penghapusan kelembagaan kelompok tani tersebut.
‘’Data kelompok tani ini sangat penting. Jika memang sudah tidak aktif maka kelembagaannya akan dihapus.Jika sudah dihapus maka kelompok tani itu sudah tidak ada lagi, sudah tidak ada pembinaan dan tidak akan dapat bantuan dari pemda,’’ terangnya.
Hasil dari monev ini lanjut Himawan, ada beberapa kelompok tani yang sudah tidak aktif. Serta ada pula kelompok tani yang sudah lama aktif namun belum mengajukan sertifikat kelompok.
‘’Kelompok tani ini terus kita tata kembali. Kita tata kembali agar program pemberdayaan bagi petani benar-benar optimal,’’ tukas Himawan.
Dalam kesempatan ini Dispertapa Kabupaten Blitar juga menyosialisasikan SKP Penyuluh kepada seluruh penyuluh pertanian yang bertugas di BPP. Agenda ini juga dirangkai dengan kegiatan supervisi bagi penyuluh pertanian.
Baca Juga : Fraksi PKS DPRD Kota Malang Sampaikan Catatan Penting terhadap LKPJ Wali Kota TA 2021
‘’Penyuluh itu kan harus memakai SKP. Nah, cara pengisian Sikanda itu sejauh ini kan banyak yang tidak benar, maka kita beri sosialisasi agar cara ngisinya benar,’’ terangnya.
Untuk optimasilasi kegiatan, Dispertapa Kabupaten Blitar membagi agenda ini dalam enam rayon. Satu rayon diikuti oleh peserta dari beberapa BPP. Diantaranya yang sudah terlaksana kegiatan dilaksaakan di rayon Srengat (peserta BPP Srengat, BPP Wonodadi, BPP Ponggok, BPP Udanawu), rayon Kanigoro (peserta BPP Kanigoro, BPP Sanankulon, BPP Nglegok), rayon Kademangan (BPP Kademangan, BPP Wonotirto, BPP Bakung).
‘’Agenda ini masih berjalan. Minggu ini kita laksanakan di tiga rayon dan minggu depan rencananya di tiga rayon. Ada enam rayon yang menjadi sasaran,’’ pungkas Himawan.(Adv/Kmf)