JATIMTIMES – Tangis haru dan tangan gemetar membuat Sulastri guru dari SD Badean 1 Bangsalsari tidak kuasa menyembunyikan linangan air matanya saat menerima SK pengangkatan dirinya dari Sukwan menjadi GTT. Sangking senangnya, dirinya tidak mempedulikan isi SK tempat di mana ia ditugaskan dan berapa honor yang ia terima.
Bagi perempuan yang memiliki 3 putra ini, mendapatkan SK adalah perjuangan yang selama ini dinanti bersama dengan teman-teman guru lainnya. Terlebih itu ia dapat setelah 10 kali mengirimkan berkas ke BKPSDM, namun selalu ditolak dengan berbagai alasan. Soal ditempatkan di mana dan mendapat gaji berapa, dirinya tidak memperdulikan, dan yang paling penting baginya adalah SK pengangkatan GTT.
Baca Juga : Berkah Ramadan, 211 GTT/PTT Dapat SK dari Bupati Jember
“Alhamdulillah (sambil menyeka matanya yang berkaca-kaca) akhirnya mendapatkan SK, sudah lama saya menantikan ini, sejak jaman Bupati Faida memberikan SP-SP (surat penugasan) usaha kami untuk bisa mendapatkan SK selalu ditolak, bahkan pernah di usir untuk pulang dari kantor BKPSDM, kini akhirnya mendapatkan SK,” ujar Sulastri yang sudah menjadi guru Sukwan selama 19 tahun 6 bulan.
Ketika ditanya, tentang apa isi SK, Sulastri mengatakan, bahwa dirinya belum melihat, “Saya belum tahu isi SK ini, saya ditugaskan kemana saya juga tidak tahu, bagi saya mendapatkan SK ini sudah kebahagiaan yang luar biasa yang tidak bisa saya ucapkan dengan kata-kata,” ujar Sulastri yang kini dengan SK barunya ditugaskan di SD Bangsalsari 02.
Tidak hanya sekedar mendapatkan legalitas administrasi berupa SK GTT yang diterima Sulastri dan teman-temannya, honor dari dirinya mengabdi sebagai guru, juga meningkat 4 kali lipat dibanding sebelum dirinya mendapatkan SK GTT.
“Dulu saat jadi sukwan, saya dihonor Rp 400 ribu perbulannya, dengan SK ini Alhamdulilah ada kenaikan menjadi Rp 1,8 juta,” ujar Sulastri setelah tahu hak yang akan ia terima setelah mendapatkan SK GTT dari Bupati Jember H. Hendy Siswanto pada acara Safari Ramadhan di Masjid Nurul Hidayah di Dusun Taman Glugo Desa Badean Bangsalsari Jember.
Baca Juga : Pengangkatan Senat UB Dinilai Ilegal, Ketua MWA Muhadjir Effendy Enggan Komentar
Bupati Jember H. Hendy Siswanto sendiri, dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa persoalan GTT dan PTT di Kabupaten Jember saat ini sudah tuntas. “Hari ini kita menyerahkan SK GTT PTT yang kemarin belum mendapatkan SK, ada 211 dari 4715 GTT yang hari ini mendapat SK, ini berkah ramadhan, Alhamdulillah sudah bisa kita tuntaskan, kasian mereka ada yang bekerja sampai 20 tahun tapi masih belum mendapatkan SK,” pungkas Bupati Hendy Siswanto.
Bupati berharap dengan tuntasnya persoalan SK bagi GTT dan PTT di Jember, kedepan sudah tidak ada lagi keluhan terkait GTT dan PTT. “Saya kita ini perjuangan para GTT, dan saya berharap, dengan tuntasnya persoalan ini SK GTT/PTT ini, ke depan sudah tidak ada lagi keluhan dari teman-teman guru,” pungkas Bupati.