JATIMTIMES – Lapas Banyuwangi kembali menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19, Senin (28/2/2022). Kali ini, sebanyak 315 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mendapatkan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster.
Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto menyebutkan, vaksinasi yang digelar di Aula Sahardjo tersebut merupakan buah kerjasama dengan Kodim 0825 Banyuwangi.
Baca Juga : Viral Vidoe Mensos Risma Dimarahai Warga saat Tinjau Lokasi Gempa Pasaman Barat
“Kami memang selalu melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi dan Dinas Kesehatan Banyuwangi untuk percepatan vaksinasi bagi seluruh WBP di Lapas Banyuwangi," terang Wahyu.
Sejak pagi, sepuluh personel dari Kodim 0825 Banyuwangi dengan dibantu petugas kesehatan Lapas Banyuwangi melakukan tahapan vaksinasi mulai dari skrining kesehatan, pendataan peserta, pemberian vaksin hingga evaluasi pasca pemberian vaksin.
Vaksinasi booster tersebut, kata Wahyu, diberikan kepada WBP yang vaksinasi tahap pertama dan keduanya mendapatkan dosis vaksin jenis Sinovac.
“Vaksin booster kali ini merupakan jenis vaksin Astrazeneca, dan diberikan kepada warga binaan yang mendapatkan jenis vaksin awal Sinovac” imbuhnya.
Pihaknya juga mengupayakan agar seluruh WBP di Lapas yang berada di wilayah kerja Kanwil Kemenkumham Jatim tersebut segera mendapatkan dosis vaksin secara lengkap hingga vaksin booster.
“Saat ini warga binaan kami berjumlah sekira 890 orang, sehingga memang sudah sangat padat. Karenanya, percepatan kegiatan vaksinasi terus kami upayakan,” tuturnya.
Pria kelahiran Jawa Tengah tersebut juga mengungkapkan bahwa jenis vaksin yang diterima oleh WBP di Lapas Banyuwangi berbeda-beda. Hal tersebut disesuaikan dengan stok vaksin yang dimiliki oleh Kodim 0825 Banyuwangi maupun Dinas Kesehatan Banyuwangi.
Baca Juga : Pemerintah Percepat Vaksinasi Dosis Dua dan Lansia di Luar Jawa-Bali Guna Menekan Tingkat Penularan Covid-19
“Mudah-mudahan seluruh warga binaan kami dapat segera mendapatkan dosis vaksin yang lengkap, karena memang dari sekira 880 warga binaan kami, sudah ada yang mendapatkan dua kali dosis vaksin dan ada yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama,” ujarnya.
Selain itu, Wahyu menjelaskan saat ini Lapas Banyuwangi memperketat penerapan protokol kesehatan, sehingga diharapkan bisa mencegah menyebarnya varian Omicron kedalam Lapas.
“Peningkatan pelaksanaan protokol kesehatan telah kami laksanakan, dengan rutin melakukan penyemprotan cairan desinfektan diarea blok hunian maupun area kantor. Kami juga telah membagikan vitamin kepada warga binaan kami dan rutin mengarahkan mereka untuk berjemur” urainya.
“Semoga ikhtiar yang kami lakukan ini dapat menghindarkan Lapas Banyuwangi dari sebaran Virus Covid-19” pungkasnya.