07/02/2023 Jatim Suprlus Minyak Goreng Tapi Langka, Ini Penjelasan Gubernur Khofifah | Jatim TIMES

Jatim Suprlus Minyak Goreng Tapi Langka, Ini Penjelasan Gubernur Khofifah

Feb 14, 2022 20:06
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati dan Dandim serta pengusaha saat menghadiri operasi pasar murah (foto : Moh. Ali Makrus/Jember TIMES)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati dan Dandim serta pengusaha saat menghadiri operasi pasar murah (foto : Moh. Ali Makrus/Jember TIMES)

Pewarta: Moh. Ali Mahrus | Editor: Pipit Anggraeni

JATIMTIMES – Kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke Kabupaten Jember Senin (14/2/2022) tidak hanya memberikan santunan kepada ahli waris korban ritual maut. Selain melihat langsung lokasi musibah di Pantai Selatan, Gubernur juga menggelar operasi pasar murah di halaman kantor Bakorwil V Jatim di jalan Kalimantan Jember.

Menurut Gubernur, operasi pasar ini penting dilakukan untuk membantu masyarakat, terlebih saat ini keberadaan minyak goreng di ritel-ritel maupun pasar tradisional juga langka. Padahal, produksi minyak goreng di Jatim setiap bulannya mengalami surplus. Sehingga ada link yang terputus antara pabrik minyak goreng dengan konsumen (masyarakat).

Baca Juga : Tragis, Balita di Blitar Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Ikan Koi

“Di Jatim, produksi minyak goreng mencapai 63 ton per bulannya, sedangkan kebutuhan masyarakat baik di dunia industri, umkm, resto, mall dan umkm per bulannya hanya 59 ton, ini artinya keberadaan minyak goreng di Jatim surplus 4 ribu ton perbulannya,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan didampingi Bupati Jember H. Hendy Siswanto dan Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Batara C Pangaribuan dan pengusaha H. Arum Sabil.

Khofifah pun merasa heran dengan kelangkaan minyak goreng saat ini, sehingga pihaknya perlu melakukan operasi pasar dan mencari titik mata rantai yang terputus dalam pendistribusian minyak goreng.

“Ini ada miss link pendistribusiannya, beberapa waktu lalu kami bersama dengan Kapolda dan Pangdam melakukan sidak di pabrik-pabrik, dan mereka tidak mengurangi jumlah produksinya, ini berarti ada mata rantai yang terputus,” ujar Khofifah.

Sedangkan saat sidak ke beberapa ritel, hypermarket dan sejumlah mini market terkait kelangkaan minyak, pihak hypermarket dan ritel-ritel tersebut mengatakan, jika PO (Purchase Order) nya dikurangi, sehingga terputusnya distribusi ini yang menjadi PR semua pihak.

Baca Juga : Kotak Pos Kuno Usia 100 Tahun Hiasi Buper Glagaharum Lumajang

“Selasa lalu saya sudah komunikasi dengan Mendag (Menteri Perdagangan) terkait kelangkaan minyak ini, dan beliau menyatakan, dalam satu minggu harga minyak goreng dipasaran akan normal kembali, jadi pak menteri menjamin jika ketersediaan minyak goreng bisa normal kembali dalam kurun satu minggu, atau selasa besok,” pungkas Gubernur Jatim.

Selain menggelar operasi pasar, dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga membagikan zakat produktif untuk diberikan kepada masyarakat tidak mampu, dimana zakat produktif sebagai bentuk untuk membantu masyarakat yang rentan dalam kemiskinan.

Judul berita Jatim Suprlus Minyak Goreng Tapi Langka, Ini Penjelasan Gubernur Khofifah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
minyak goreng harga minyak goreng

Berita Lainnya