Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Tewaskan 3 Remaja Asal Trenggalek, Pemdes Besole Akan Panggil Pengelola Wisata Neyama

Penulis : Anang Basso - Editor : Pipit Anggraeni

01 - Feb - 2022, 18:54

Placeholder
Proses evakuasi korban tenggelam di Kedung Neyama Tulungagung. (Foto : Dokpol for TulungagungTIMES)

JATIMTIMES - Tragedi tewasnya tiga remaja di Kedung (Muara) Neyama, Pantai Sidem membuat kepala Desa Besole terkejut. Pasalnya, ia mengaku baru dapat kabar beberapa jam setelah kejadian.

"Saya tidak dikabari langsung, begitu dapat kabar beberapa jam setelah kejadian itu langsung saya cek apakah tempat wisata yang baru itu sengaja buka atau bagaimana," kata Kepala Desa Besole, Suratman.

Baca Juga : Kronologi dan Identitas 3 Remaja Asal Trenggalek yang Tewas Tenggelam di Neyama Tulungagung, Sempat Minta Tolong

Pihak Pemdes Besole, menurut Suratman belum mendapat kabar jika wisata di Neyama telah dibuka.

"Kita akan panggil pengelolanya, jika memang sudah di buka ini jelas tidak bisa dibenarkan karena tidak ada pemberitahuan ke desa," ujarnya.

Selain pengelola, Suratman akan meminta klarifikasi dari pihak PLTA Neyama apakah ada izin membuka lokasi wisata baru yang wilayahnya masuk ke kawasan pembangkit listrik itu.

"Kita akan minta penjelasan, jangan sampai dengan adanya kejadian ini kita disalahkan karena dianggap sengaja membuka tempat wisata yang membahayakan jiwa," ungkapnya.

Pemdes Besole menurut Kepala Desa telah koordinasi dengan pihak Muspika Besuki, untuk sementara ini kawasan wisata itu akan ditutup.

"Nanti kita beri batas atau larangan agar tidak berenang ditempat yang berbahaya itu, kita prihatin dengan kejadian ini," jelasnya.

Seperti diketahui, tiga korban di wisata pantai atau Muara Neyama, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, tewas tenggelam. 

Sebelumnya, diketahui ada empat remaja yang awalnya berenang di kedung pinggir pantai Neyama, masuk dusun Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki pada Selasa (01/03/2022) pukul 11.00 WIB. 

Baca Juga : Hadapi Persela Lamongan, Arema FC Harap Tuah Imlek

Kronologi kejadian ini berawal, dari empat anak yang sedang mengendarai sepeda motor ke arah pantai. 

"Berada di tempat parkir tiba-tiba ada empat orang anak mengendarai sepeda motor kearah pantai. Selanjutnya, berenang dan sudah dilarang untuk tidak berenang di pantai tepatnya di kedung pantai Neyama," kata Kapolsek Besuki, AKP Sumaji. 

Namun, empat anak tetap bandel dan tetap melanjutkan berenang. Tidak lama kemudian anak yang berinisial FK, minta tolong tetapi  tidak bisa apa-apa karena tidak mahir berenang. 

"Tiga remaja kemudian diketahui tenggelam," imbuhnya. 

Berurutan, pada pukul 12. 00 WIB, petugas dan warga berhasil mengevakuasi satu diantara korban yang kemudian dua diantaranya berhasil ditemukan pada jam 12.30 WIB dan jam 13.00 WIB dalam keadaan tidak bernafas lagi. 

Tiga korban itu masing-masing berinisial RG (13)  FK (13) dan KK (13) warga desa Gador, kecamatan Durenan. Dari keterangan dua saksi, Dedi Purnanto (33) dan Andik (33) warga setempat, keduanya telah diingatkan agar tidak berenang. Namun, peringatan itu tidak di indahkan sehingga keempatnya mengamankan musibah dan satu diantaranya berhasil selamat. 


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anang Basso

Editor

Pipit Anggraeni