JATIMTIMES - Pemkot Batu saat ini bukan hanya fokus pada penanganan dan pencegahan Covid-19 varian omicron, namun juga serangan wabah demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan ini. Sebab di awal tahun 2022 ini sudah ada kasus DBD.
Temuan satu kasus DBD telah menyerang satu orang dewasa di Kota Batu. Karena itu Dinas Kesehatan Kota Batu meminta warga agar waspada akan bahayanya DBD.
Baca Juga : Berita Warga Malang Positif Omicron dari Trenggalek Dibantah Langsung oleh Bupati, Begini Penjelasannya
“Kami meminta kepada warga supaya waspada musim penghujan saat ini,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Batu, Kartika Trisulandari. Kartika meminta warga untuk mewaspadai tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Warga juga diminta untuk aktif dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). PSN ini dengan cara menguras genangan air, juga menutup tempat air yang bisa menjadi sarang nyamuk.
Sebab di tahun 2021 silam sudah didapati 16 kasus DBD di Kota Batu. “Untuk menghindari terkena DBD supaya mulai aktif lakukan PSN serentak,” imbau Kartika.
Dengan dilakukannya PSN, sebagai upaya untuk pencegahan serangan wabah DBD ini bisa ditekan karena mencegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegepty yang berbahaya. Kartika juga mengimbau agar melakukan membersihkan sarang nyamuk sebanyak seminggu sekali.
Baca Juga : Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Pohon Tumbang Timpa Warung
“Dengan begitu, tempat-tempat tersebut bisa bebas dari jentik nyamuk,” ujar Kartika. Menurut Kartika, jika warga bisa melakukan dengan rutin, maka kemungkinan serangan DBD bisa ditekan.