150 Toko dan Lapak di Pasar Galekan Terbakar, Kerugian Capai Rp 2 Miliar | Jatim TIMES

150 Toko dan Lapak di Pasar Galekan Terbakar, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

Jan 15, 2022 17:12
Petugas Kepolisian mengatur arus lalu lintas di depan Pasar Galekan Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi (Polsek Wongsorejo for Jatim Times)
Petugas Kepolisian mengatur arus lalu lintas di depan Pasar Galekan Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi (Polsek Wongsorejo for Jatim Times)

JATIMTIMES - Musibah kebakaran Pasar Galekan Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi diperkirakan akibat korsleting listrik di salasatu kios atau toko yang ada di dalam pasar, Sabtu (15 /1/ 2022). Akibat kebakaran tersebut kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 miliar.

Kapolsek Wongsorejo AKP Sudarso menyampaikan, pada waktu terjadi kebakaran pedagang dan warga sekitar berupaya melakukan evakuasi barangnya dan pemadaman api dengan alat seadanya. Kemudian salah seorang saksi Edi, Kepala Pasar Galekan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wongsorejo. Selanjutnya Polsek Wongsorejo menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuwangi dan PT Pelindo.

Baca Juga : Mampir ke Pasar Bunga Kota Batu, Menteri BUMN Erick Thohir Beri Nama Varian Bunga Baru Thohira

Mobil pemadam kebakaran datang  di lokasi Pasar Galekan sekitar pukul 03.15 WIB dan setelah berjuang keras petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 07.30 WIB

“Korban jiwa tidak ada. Tapi kerusakan atau kerugian sementara yang terjadi pada toko/kios sekitar 50 bangunan. Lapak kecil lebih kurang 100 buah. Total kerugian materi sekitar Rp 2 miliar,” jelas Sudarso.

Selanjutnya dia menuturkan, adanya material dan sisa-sisa barang maupun bangunan yang terkena api masih hidup di lokasi kejadian sehingga rawan akan terjadi kebakaran kembali.

Selain itu banyaknya  masyarakat atau pemilik kios yang berada di lokasi kejadian untuk mengambil sisa- sisa barang dagangan dan menyaksikan kebakaran sehingga sangat rawan dan membahayakan bagi warga masyarakat.

Yang tidak kalah penting, lanjut Sudarso, perlu adanya antisipasi perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi dengan mengambil barang kebakaran milik warga. 

Baca Juga : Wali Kota Kediri Tinjau Langsung Operasi Pasar Minyak Goreng untuk Rakyat

“Aparat keamanan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di lokasi kebakaran. Serta melakukan pengaturan arus lalin di depan pasar yang terbakar,” lanjutnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pihaknya mengharapkan pihak yang berkompeten  untuk melakukan penutupan sementara di lokasi  kebakaran dengan mengunakan seng agar sisa-sisa kebakaran tidak terbawa keluar dan dimanfaatkan pihak lain.

Sudarso juga mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk segera merelokasi sementara pedagang pasar yang menjadi korban musibah kebakaran ke tempat yang aman. 

Topik
kebakaran pasar kebakaran pasar galekan berita kebakaran banyuwangi

Berita Lainnya