10/12/2022 Jadi Kota Termacet ke-4 se-Indonesia, Pemkot Malang Buat Strategi Ini | Jatim TIMES

Jadi Kota Termacet ke-4 se-Indonesia, Pemkot Malang Buat Strategi Ini

Jan 13, 2022 12:50
Suasana kemacetan di salah satu ruas jalan di Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Suasana kemacetan di salah satu ruas jalan di Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Pewarta: Arifina Cahyati Firdausi | Editor: Dede Nana

JATIMTIMES - Malang menjadi kota termacet ke-4 se-Indonesia. Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, lantaran persoalan ini terbilang berlarut-larut.

Beberapa titik lokasi di Kota Malang memang terbilang cukup padat kendaraan. Pemkot Malang pun mengakui, ada beberapa strategi yang saat ini tengah dicanangkan untuk mengurangi tingkat kemacetan.

Baca Juga : Hadiri Peresmian Gedung PSDKU UB Kediri, Wali Kota Kediri: Kuliah Kualitas UB, Biaya Hidup Lebih Murah dan Dekat Airport Internasional

Hal itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji, Kamis (13/1/2022). Menurutnya, salah satu yang saat ini sedang digarap adalah rencana pembangunan underpass atau jalan lintas bawah di beberapa kawasan tengah Kota Malang.

"Saya sudah ketemu dengan rektor UM dan nanti juga dengan perguruan tinggi lainnya. Tapi khusus UM saya minta buat DED (Detail Enginering Design) untuk underpass. Ini infrastrukturnya," ujarnya.

Namun, hingga saat ini hal itu terus berproses termasuk perencanaan untuk menempatkan underpass di tiga titik lokasi nantinya. Hal ini mengikuti kondisi Kota Malang yang terlalu padat kendaraan. Pencanangan ini pun, bukanlah tanpa alasan.

Pemkot Malang menilai, solusi ini bisa menjadi salah satu upaya dalam mengentaskan masalah yang terus berlarut di Kota Malang. Yakni, kepadatan kendaraan dan kemacetan.

"Nanti rencana akan kita bangun 2 sampai 3 titik. Itu masih kita kaji di mana saja titiknya. Basisnya dari forum lalu lintas," katanya.

Kemudian langkah lainnya, dikatakan Sutiaji, pihaknya juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk membuat manajemen dan analisa rekayasa lalu lintas. Cara ini setidaknya guna mengurangi tingkat kemacetan di wilayah Kota Malang untuk dalam waktu cepat.

"Saya juga sudah perintahkan Dinas Perhubungan untuk selalu koordinasi dengan forum lalu lintas, membuat manajeman dan analisa rekayasa.
Salah satu diantaranya, nanti bisa jadi ada pengaturan jam masuk sekolah," jelasnya.

Baca Juga : Waspada Omicron, Pemkot Kediri Kuatkan Sinergi dengan Pusat

Selain itu, langkah lainnya yang berkaitan dengan infrastuktur, dikatakannya, dengan membedah area-area rawan macet di wilayah Kota Malang. Lalu juga mengupayakan untuk membuat jalan-jalan tembus seperti yang telah berproses di 2021 lalu seperti di Jalan Danau Jounge.

"Kami lagi membedah untuk kawasan yang rawan-rawan macet. Selain juga terus berupaya nyari jalan-jalan tembus. 2021 itu kan ada Jounge itu biar diteruskan pak bupati. Terus kemarin analisanya untuk di Sawojajar daerah Ranugrati di selatan itu biar diteruskan hampir berdekatan dengan fly over atau jembatan," tandasnya.

Untuk diketahui, peringkat kemacetan ini diperoleh dari Inrix, perusahaan analisis data lalu lintas yang merilis hasil penelitian Global Traffic Scorecard 2021. Di mana pengendara di Malang kehilangan 29 jam dalam kemacetan selama periode jam sibuk.

Sementara, untuk peringkat pertama tingkat kemacetan di Tanah Air diisi Surabaya dengan jumlah total waktu yang terbuang dalam kemacetan selama periode jam sibuk di Surabaya mencapai 62 jam dalam setahun.

Lalu, peringkat ke 2 diisi Jakarta, di mana pengendara dinilai kehilangan waktu 28 jam dalam kemacetan selama periode jam sibuk dibandingkan kondisi di luar jam sibuk. Peringkat ketiga, Denpasar Bali yang menghasilkan total waktu yang terbuang dalam kemacetan selama periode jam sibuk mencapai 31 jam.

Judul berita Jadi Kota Termacet ke-4 se-Indonesia, Pemkot Malang Buat Strategi Ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
kota termacet di indonesia Walikota Malang

Berita Lainnya